Polisi Tembak Polisi

Ricky Rizal: Brigadir J Menangis Saat Dikejar Kuat Ma'ruf Turun Dari Lantai 2 Rumah di Magelang

Ricky Rizal, mengatakan dari keterangan Kuat Ma'ruf kepadanya, saat memergoki Brigadir J turun dari lantai 2, Brigadir J sempat menangis

Akun YouTube Kompas TV
Bripka Ricky Rizal bersaksi di sidang pembunuhan Brigadir J, Senin (5/12/2022). Menurutnya dari keterangan Kuat Ma'ruf, bahwa saat memergoki Brigadir J mengendap-endap turun dari lantai dua rumah di Magelang, Kuat Ma'ruf sempat melihat bahwa Brigadir J menangis sebelum kabur saat ditegur. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Keterangan baru diungkapkan Bripka Ricky Rizal saat bersaksi di sidang pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, di PN Jakarta Selatan, Senin (5/12/2022).

Menurut terdakwa Ricky Rizal, dari keterangan Kuat Ma'ruf kepadanya, bahwa saat memergoki Brigadir J mengendap-endap turun dari lantai dua rumah di Magelang, Kuat Ma'ruf sempat melihat bahwa Brigadir J menangis sebelum kabur saat ditegur.

Hal itu dikatakan Ricky Rizal saat bersaksi untuk terdakwa Bharada E dan Kuat Ma'ruf di PN Jakarta Selatan, Senin.

Menurut Ricky Rizal, soal Brigadir J yang menangis itu, diceritakan Kuat Ma'ruf kepadanya saat hendak tidur usai kejadian di rumah Magelang tangal 7 Juli 2022.

"Om Kuat datang dia mau tidur di sini. Saya ambil kasur. Mau tidur, saya tanyakan lagi. 'Om Kuat, tadi ada apa sih?'," kata Ricky Rizal kepada majelis hakim seperti tayangan Kompas TV, Senin.

"Om Kuat bilang, 'Gak tahu saya, tadi saya lihat Yosua mengendap endap naik turun tangga. Terus saya gedor kacanya malah lari dia'," kata Ricky Rizal menirukan pernyataan Kuat Ma'ruf.

Baca juga: Ricky Rizal Sebut Ferdy Sambo Tidak Perintah Bharada E Tembak Brigadir J, "Kok Ditembak?"

"Saya hampiri ke situ, balik lagi Yosua nangis-nangis. Saya tanya ada apa, dia lari lagi. Saya ambil pisau di dapur, tapi saya balik lagi," ujar Ricky masih menirukan keterangan Kuat Maruf.

Kepadanya kata Ricky, Kuat Ma'ruf langsung naik ke lantai dua dan menemukan Putri Candrawathi tergeletak di depan kamar mandi.

"Kata Om Kuat, dia naik ke atas ibu tergeletak di depan kamar mandi, Yang Mulia," ujar Ricky.

Akhirnya kata Ricky ia menanyakan dimana pisau yang dimaksud Kuat Ma'ruf. Dan pisau itu ternyata sudah diletakkannya kembali di dapur.

Tidak Ada Perintah

Sebelumnya Ricky Rizal juga mengatakan bahwa saat penembakan Brigadir J, Bharada E menembak tanpa adanya perintah dari Ferdy Sambo.

Baca juga: Kisah Wanita Cantik Perwira Polisi Penakluk Hati Ferdy Sambo hingga Jenderal TM

Menurut Ricky Rizal, saat itu Ferdy Sambo, Richard Eliezer, Brigadir J dan Kuat Ma'ruf, masuk ke rumah dinas Duren Tiga.

Ia kemudian menyusul di belakang.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved