Piala Dunia 2022

Tidak Becek, Begini Penampilan Pasar Tradisional di Qatar yang Jadi Favorit Piala Dunia 2022

Meski sudah menjadi negara modern, ternyata Qatar masih memiliki pasar tradisional. Pasar Souq Waqif menjadi favorit wisatawan Piala Dunia 2022.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Desy Selviany

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Meski sudah menjadi negara modern, ternyata Qatar masih memiliki pasar tradisional. Pasar Souq Waqif menjadi favorit wisatawan Piala Dunia 2022 untuk mencari oleh-oleh khas Qatar yang terjangkau.

Dalam video yang dibagikan TribunStyle jurnalis Eko Priyono membagikan suasana pasar tradisional di Qatar pada Rabu (30/11/2022).

Pasar yang terletak di Ibu Kota Qatar, Doha itu menjadi salah satu tujuan wisatawan Piala Dunia 2022.

Pada video yang dibagikan, Pasar Souq Waqif langsung terhubung dengan Stasiun Metro Qatar.

Meski bernama pasar tradisional, pasar tersebut terlihat sangat bersih dan modern. Pasar tersebut terlihat tidak becek dan bahkan ramah disabilitas.

Di pasar itu disediakan lift untuk disabilitas dan eskalator serta tangga untuk pengunjung. Terlihat sejumlah wisatawan Piala Dunia 2022 ramai berkunjung ke pasar tersebut.

Mereka memakai kostum dan jarsey dari negara masing-masing yang didukung. Meski modern, di Pasar Souq Waqif terlihat masih mempertahankan bangunan bernuansa timur tengah.

Bangunan yang didominasi khas timur tengah itu berisi mulai dari food court hingga toko-toko suvenir dan rempah-rempah.

Melansir Visit Qatar, Souq Waqif terasa seperti anakronisme, terutama dengan latar belakang cakrawala modernis Doha yang dramatis.

Baca juga: KLASEMEN Akhir Grup D Piala Dunia 2022: Australia Dampingi Prancis ke 16 Besar

Souq Waqif akan mengingatkan pengunjung pada masa lalu sambil tetap menjadi pusat aktivitas dan tempat perdagangan.

Souq berasal dari Bahasa Arab yang mempunyai arti besar. Seperti yang diketahui, Souq Waqif adalah pasar terbesar di Doha.

Bernuansa Timur Tengah

Bangunan Souq Waqif sangat kental dengan ciri khas Timur Tengah, di mana bagian dindingnya tidak diplester dengan rata dan berwarna krem.

Sangat berbeda dengan Indonesia, bangunan Souq Waqif tidak memakai genteng.

Terdapat banyak barang yang dijual di Souq Waqif, baik yang praktis maupun yang fantastis.

Dari sepatu, barang antik, hingga kerajinan tangan, Souq Waqif memberi hadiah kepada para pemburu harta karun dengan artefak dari seluruh wilayah.

Peralatan memancing dan penyelaman mutiara bersaing untuk mendapatkan perhatian dengan kain tenun, permadani, furnitur kayu, dan ornamen kaca yang dibuat di bengkel yang berdekatan.

Pencinta musik dapat menyukai jenis drum, seruling, dan alat musik gesek lokal, termasuk melankolis oud.

Di sisi lain, pengunjung juga dapat menemukan berbagai rempah-rempah di Souq Waqif.

Adapun rempah-rempah yang dijual di Souq Waqif, antara lain kunyit, zater, sumac, bunga kering, lemon hitam kering, dan varietas kurma, madu, daun teh, dan biji kopi.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved