Selasa, 21 April 2026

Olah TKP Pria Diduga Bunuh Diri dari Lantai 5 ITC Kuningan, Polisi Periksa Rekaman CCTV

Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna menyelidiki kasus dugaan bunuh diri seorang pria, SM (41) di ITC Kuningan, Jakarta Selatan.

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Junianto Hamonangan
Istimewa
Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa CCTV guna menyelidiki kasus dugaan bunuh diri seorang pria, SM (41) di ITC Kuningan, Jakarta Selatan. 

WARTAKOTALIVE.COM, SETIABUDI - Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna menyelidiki kasus dugaan bunuh diri yang dilakukan seorang pria inisial SM (41) di ITC Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, Sabtu (12/11/2022).

Selain memeriksa saksi, polisi juga akan mengecek kamera CCTV yang ada di sekitar lokasi kejadian.

Kapolsek Setiabudi, Kompol Agung Permana mengatakan, pengecekan itu akan dilakukan, Minggu (13/11/2022) hari ini.

"Hari ini kita mau cek CCTV sekitaran yang terhubung ke objek," ungkap Agung saat dikonfirmasi.

Baca juga: Lecehkan Tiga Wanita di Klinik Kecantikan, Seorang Pria di Bekasi Dilaporkan ke Polisi

Agung menambahkan, saksi yang sudah diperiksa di antaranya adalah istri korban. Berdasarkan keterangan dari sang istri, korban merupakan orang yang pendiam.

"Saksi yang sudah diperiksa istrinya. Info dari istrinya, korban pendiam," katanya.

Hingga sejauh ini, polisi masih melakukan penyelidikan guna menggali lebih dalam terkait motif kejadian itu. "Motifnya belum diketahui," tutur Agung.

Diberitakan sebelumnya, seorang pria berinisal SM (41) tewas setelah lompat dari atas Gedung Mal ITC Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (12/11/2022).

Baca juga: Ada Proyek Spam Jatiluhur, Dishub Kota Bekasi Lakukan Rekayasa di Jalan Rawa Tembaga

Kanit Reskrim Polsek Setiabudi, Kompol Suparmin mengatakan SM terjun dari lantai 5 setelah izin ke istrinya untuk pergi ke toilet.

Diketahui, SM dan istrinya bekerja di sebuah toko milik keluarganya, yang ada di ITC Kuningan.

"Dia dan istrinya menjaga toko. Kerja di toko milik keluarganya. Lalu, tidak lama kemudian, dia pamit ke istrinya mau pergi ke toilet sebentar," kata Suparmin.

Suparmin berujar bahwa saat itu, SM melompat di area sepi. Sehingga, para pengunjung tidak ada yang melihat.

"Kejadian itu tidak ada yang melihat. Sepi, tidak ada yang lihat," ujar Suparmin.

Hingga saat ini, Suparmin belum bisa memastikan motif dibalik aksi bunuh diri yang dilakukan SM.

Pasalnya, berdasarkan penuturan sang istri, tidak pernah ada masalah keluarga hingga kesulitan ekonomi. Bahkan sang istri juga mengaku belum pernah melihat SM terkena depresi.

"Istrinya mengatakan tidak ada masalah keluarga. Masalah ekonomi juga tidak ada. Apa dia ada tekanan depresi, belum tahu juga," terang Suparmin.

Suparmin mengatakan saat ini jenazah sudah dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat untuk dilakukan pemeriksaan. (m31)

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved