Harga BBM

PT Pertamina Turunkan Harga BBM Jenis Pertamax Turbo, Konsumen Tetap Kurang Berminat

Kejutan untuk masyarakat, PT Pertamina menurunkan harga BBM jenis Pertamax Turbo sebesar Rp 650 menjadi Rp 14.300 per liter.

Penulis: M. Rifqi Ibnumasy | Editor: Valentino Verry
warta kota/m rifqi ibnu masy
Pengemudi kurang tertarik untuk membeli BBM jenis Pertamax Turbo, meski saat ini harganya turun menjadi Rp 14.300 per liter, seperti yang terlihat di SPBU Budi Mulia, Pademangan, Jakarta Utara. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Untuk meningkatkan konsumsi BBM jenis Pertamax Turbo, PT Pertamina (Persero) menurunkan harga di saat BBM jenis lainnya justru naik.

Terhitung mulai tanggal 1 November 2022 harga itu turun, yang tadinya di wilayah DKI Jakarta dibanderol Rp 14.940 per liter menjadi Rp 14.300, dengan penurunan harga mencapai Rp 650.

Tak hanya menurunkan harga BBM jenis Pertamax Turbo, PT Pertamina juga menaikkan harga BBM Solar Non Subsidi jenis Dexlite dari Rp 17.800 menjadi Rp 18.000.

Selain itu, untuk BBM jenis Pertamax Dex juga alami kenaikan dari harga sebelumnya Rp 18.100 menjadi Rp 18.550 per liter.

Meski Pertamax Turbo alami penurunan harga, pelanggannya di SPBU Jalan Budi Mulia, Pademangan, Jakarta Utara masih sepi.

Pengawas SPBU Pertamina Jalan Budi Mulia, Trisno menjelaskan, pasca penurunan harga Pertamax Turbo masyarakat masih enggan menggunakan jenis BBM tersebut.

"Yang pertamax turbo turun ke 14.300, Dexlite naik jadi 18.000 dan Pertamina Dex naik jadi 18.850," kata Trisno di SPBU Jalan Budi Mulia.

Baca juga: Respon Keluhan Dampak Kenaikan BBM, Dangsanak Sandi Banua Pulihkan Ekonomi Ojol

Menurut Trisno, masyarakat umumnya menggunakan BBM jenis Pertalite, Pertamax dan bio solar.

Sedangkan untuk BBM jenis Pertamax Turbo hanya dibeli oleh kalangan masyarakat tertentu hingga stoknya masih terjamin.

"Moga-moga beralih ke Pertamax Turbo Biasa aja, masih seperti biasa. Konsumen pertamax turbo kebanyakan mobil mewah, motor satu dua sih ada, motor gede jarang, paling sejenis N-max lah," ujarnya.

Baca juga: BEM Nusantara Kawal Penyaluran BLT BBM, Ganjar Pranowo Beri Apresiasi

Sementara itu, pengemudi ojek online Salim mengaku tertarik atas penurunan harga BBM jenis Pertamax Turbo dan akan mencoba menggunakannya.

"Mantep lah kalo pertamax turbo turun, nanti coba-coba deh pertamax turbo, sementara pake pertamax dulu," kata Salin usai mengisi BBM motornya.

Dalam sehari, Salim membutuhkan uang sekitar Rp 50 ribu untuk mengisi BBM motornya.

"Yang sudah-sudah sih pake pertalite kurang tarikannya. Sehari bisa habis Rp 50.000 itu sudah bisa muter-muter jakarta, pagi ngisi, sore ngisi lagi," pungkasnya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved