Minggu, 12 April 2026

Berita Jakarta

Batik Tulis Betawi Harganya Mahal, Ternyata Proses Sangat Rumit

Batik tulis Betawi diproses secara manual sehingga membuat harganya tinggi, berikut ini caranya. 

Penulis: Nuri Yatul Hikmah | Editor: Dian Anditya Mutiara
Wartakotalive/Nuri Yatul Hikmah
Beginilah cara membuat batik tulis Betawi Siti Laela (pakai baju hijau) saat sedang membatik (proses klowong), di Sarinah, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA  – Batik tulis Betawi diproses secara manual sehingga membuat harganya tinggi, berikut ini caranya. 

Batik merupakan salah satu kain khas Indonesia yang memiliki nilai seni tinggi.

Hampir setiap daerah di Indonesia memiliki batik dengan ciri khas-nya masing-masing, salah satunya Betawi. 

Batik tulis Betawi identik dengan warna-warna terang dan mencolok.

Sementara motifnya, mengambil inspirasi dari ikon kota Jakarta serta flora dan fauna di sekitarnya. 

Salah satu owner Batik Betawi Teronggong, Siti Laela menjelaskan, dalam satu kali proses pembuatan batik betawi, pembatik bisa melewati tiga sampai empat kali proses. 

"Jadi kalau orang bilang batik asli mahal, iya karena prosesnya lebih mahal dan proses pengerjaannya manual," ujar Siti saat ditemui di Sarinah, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (30/10/2022).

Baca juga: Pengunjung Dmall Depok Kagum Lihat Batik Buatan Anak Disabilitas, Pas Lelang Langsung Dibeli

Kepada Wartakotalive.com, Siti membagikan proses pembuatannya. 

Pertama, pembatik harus menyediakan kertas berwarna putih untuk menggambar desain yang diinginkan. 

Biasanya, motif-motif batik betawi yang digambar, meliputi ikon-ikon Jakarta, seperti ondel-ondel, Monumen Nasional (Monas), Kota Tua, Pancoran, sepeda ontel, dan masih banyak lagi. 

"Biasanya sih buat menentukan motif, kami lihat dari suasana sekitar saja," ujar Siti.

Kedua, setelah kertas selesai digambar, desain tersebut di cetak di atas kain putih, proses tersebut dinamakan jiplak. 

Siti menjelaskan, kain yang digunakan tidak bisa asal-asalan.

Kain tersebut harus terbuat dari katun atau sutra alami, asalkan tidak terdapat material plastiknya.

Baca juga: Ganjar Pranowo Dukung Ide Dubes untuk Korea Selipkan Unsur Batik di Mobil Listrik Hyundai Ioniq 5

"Kalau ada material plastik, dia bisa dicanting, tapi ketika diwarnai, warna yang masuk akan terganggu," ujar Siti.

Proses pembuatan batik tulis Betawi

Siti Laela (pakai baju hijau) saat sedang membatik (proses klowong), di Sarinah, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat.
Proses pembuatan batik tulis Betawi Siti Laela (pakai baju hijau) saat sedang membatik (proses klowong), di Sarinah, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat. (Wartakotalive/Nuri Yatul Hikmah)
Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved