Sabtu, 11 April 2026

Lifestyle

Musim Hujan Datang Jope Umbrella Terus Berinovasi

Saya optimis jika market payung tetap besar, terutama perusahaan-perusahaan yang memberikan merchandise promosi dalam bentuk payung

Penulis: MNur Ichsan Arief |
Warta Kota/Alfian Firmansyah
Hujan yang mengguyur kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat tidak menyurut para remaja untuk ikut terlibat di Citayam Fashion Week dengan berjalan di atas zebra cross. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Di masa musim penghujan seperti sekarang ini, payung menjadi salah satu peralatan yang penting. Payung menjadi barang yang wajib di bawa ke manapun karena sangat efektif melindungi diri dari air hujan.

Salah satu merek payung di Indonesia yang jadi market leader adalah Payung Jope Umbrella. Payung kreasi anak bangsa ini bahkan sukses menembus pasar mancanegara seperti Singapura dan Maldives dan lainnya,  Johanes Paulus, menjadi salah satu pemuda yang gigih dan berani berbisnis unik yaitu payung dan payung promosi sepanjang tahun.

Meskipun diakuinya, hantaman Covid-19 sempat membuat bisnisnya terseok-seok. Namun sifat positif dan prinsip keteguhan hatinya yaitu selalu melihat peluang dari setiap tantangan. Termasuk pandemi ini dimana inovasi dan promosi tetap di lakukan di masa-masa pandemi.

Payung Jope Umbrella
Payung Jope Umbrella (dok jope umbrella)

"Saya optimis jika market payung tetap besar, terutama perusahaan-perusahaan yang memberikan merchandise promosi dalam bentuk payung," kata Johanes.

Berdasarkan pengalamannya, memang banyak perusahaan dan instansi tertentu yang memberikan souvenir berupa payung promosi. Meski untuk souvenir, Johanes tidak main-main soal kualitas. Terkait hal ini ia beralasan bahwa, kalau payungnya mudah rusak, kesan perusahaan tersebut akan menjadi jelek. “Souvenir semisal payung itu bisa menunjukkan citra perusahaan,” ujarnya.

Yang menjadi kelebihan payung lokal buatan Johanes adalah daya tahannya yang kuat. Menurutnya, material rangka besi yang gunakan pun lebih tebal dengan ciri khas warna-warna yang ceria di setiap produk payungnya.

Baca juga: Tak Hanya Batuk dan Pilek, Waspada Juga Penyakit Paru-Paru Basah Saat Musim Hujan dan Cuaca Ekstrim

Baca juga: Pemprov DKI Jakarta Siapkan Program Pengendalian Banjir Jelang Adanya Musim Hujan

Jope Umbrella merupakan payung yang sangat kental dengan inovasi berupa warna-warna yang cerah, sementara payung yang lain umumnya lebih didominasi warna-warna gelap, modelnya juga beragam dari payung lipat, payung panjang, payung golf, dan payung terbalik.

Dengan kualitas terbaik yang diberikan kepada para konsumennya, membuat Jope tetap eksis ditengah gempuran merek-merek payung lain. Diantara ratusan merek yang ada, produk payung Jope selalu menjadi merek payung pilihan sejumlah kalangan. Buktinya, brand Jope Umbrella sukses menembus pasar Singapura dan Maldives.

“Kami kuat di semua lini market baik offline dan online, reseller kami berjumlah ratusan, sehingga kami bisa menyasar pangsa mancanegara. Jope selalu fokus untuk membuat produk yang lebih bagus dari yang lain.”tuturnya.

Yang patut dicontoh dari kegigihan Johanes Paulus dalam berbisnis, dirinya tidak melulu mengejar keuntungan. Bikin payung tak asal laku dan murah, tapi juga bagaimana menciptakan produk yang tahan lama dan tidak mudah rusak sehingga customer puas dan mempunyai kesan khusus terhadap produk payungnya.

Selain itu, bahan kain yang dipakainya adalah waterproof, sehingga lebih mudah kering. Dari sisi rangka, ia memilih bahan yang anti karat. Demikian pula dengan kualitas gagangnya, ia selalu menampilkan kesan berkualitas premium dan mewah.     

Tips lainnya dalam memilih payung berkualitas, rangka besi harus yang besar dan kuat. "Untuk perawatannya, keringkan payung setelah digunakan. Jadi jangan langsung dilipat dalam keadaan masih basah," jelasnya.

Harga yang ditawarkan pun terjangkau. Payung Jope buatannya dibanderol dari harga Rp 40 ribu – Rp 200 ribuan. Bahkan, beberapa pabrikan payung asal Taiwan, China, dan Srilanka juga pernah datang kepadanya untuk mengajak kerjasama dalam produksi payung.

“Membuat produk yang lebih baik dari yang ada di pasaran, harganya bisa sama, itu akan membuat konsumen puas dan membentuk kesan mendalam dan tak terlupakan. Itulah sesungguhnya yang dinamakan dengan promosi. Ke depan, saya yakin pasar payung promosi akan tetap cerah dan kami terus berusaha untuk tetap menjadi yang terdepan," pungkas Johanes.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved