Senin, 20 April 2026

Polisi Tembak Polisi

Senin (17/10) Sidang Perdana Ferdy Sambo Cs, akankah Terungkap Pelecehan Putri Candrawathi?

Sidang Ferdy Sambo, Kuat Maruf, Putri Candrawathi akan dilaksanakan pada Senin (17/10) apa yang akan terjadi?

kolase Tribunmedan
Sidang perdana Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Kuwat Marug Senin (17/10/2022) 

Dalam surat dakwaan atas perkara dengan nomor 796/Pid.B/2022/PN JKT.SEL, disebutkan kasus pembunuhan Brigadir J bermula dari kejadian di rumah pribadi Ferdy Sambo di Magelang, Jawa Tengah, pada Kamis, 7 Juli 2022.

Saat itu  terjadi keributan antara Brigadir J dengan saksi Kuat Maruf.

Suasana perumahan Cempaka Residence sebagai rumah singgah Ferdy Sambo di Magelang, berlokasi di Sarangan, Banyurojo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jumat (12/08/2022)
Suasana perumahan Cempaka Residence sebagai rumah singgah Ferdy Sambo di Magelang, berlokasi di Sarangan, Banyurojo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jumat (12/08/2022) (Tribunjogja/Nanda Sagita Ginting)

Pada pukul 19.30, istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, menelpon ajudan Sambo lainnya bernama Richard Eliezer alias Bharada E yang saat itu berada di Masjid Alun-Alun Kota Magelang.

Putri meminta Bharada E dan Ricky Rizal kembali ke rumah.

Sesampainya di rumah, kedua asisten Sambo itu mendengar ada keributan.

Kedua ajudan itu lantas masuk kamar Putri Candrawathi di lantai 2 yang itu sedang tiduran berselimut di atas kasur.

"Saat itu Ricky Rizal bertanya ‘ada apa, Bu?’ dan dijawab Putri, ‘Yosua (Brigadir J) di mana’,” bunyi kutipan dalam surat dakwaan Ferdy Sambo.

Setelah itu, Putri Candrawathi meminta Ricky Rizal memanggil Brigadir J.

Ricky Rizal tak langsung memanggil Brigadir J, dia justru turun ke lantai satu dan mengambil senjata api HS Nomor seri H233001 milik Brigadir J, serta mengambil senjata laras panjang jenis Steyr Aug, Kal. 223, nomor pabrik 14USA247.

Dia kemudian mengamankan senjata itu di kamar putra Sambo.

Setelah itu, Ricky Rizal baru menghampiri Brigadir J yang berada di depan rumah.

Di sana terjadi percakapan dan Brigadir J mengatakan bahwa Kuat Maruf marah pada dirinya.

Sebagaimana perintah Putri, Ricky Rizal lalu membujuk Brigadir J untuk bersedia menemui Putri di kamarnya yang berada di lantai 2.

Brigadir J bersedia menemui Putri.

Dalam pertemuan itu, Brigadir J duduk di lantai, sedangkan Putri duduk di kasur sambil bersandar.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved