Halte Transjakarta

JJ Rizal Desak Anies Baswedan Perbaiki Halte Transjakarta yang Menutupi Monumen Selamat Datang

Sejarawan JJ Rizal menaruh asa, jelang pensiun Anies Baswddan bikin gebrakan dengan memperbaiki Halte Transjakarta di Bundaran HI.

warta kota/leonardus wical
Sejarawan JJ Rizal masih menaruh asa pada Anies Baswedan untuk segera memperbaiki halte Transjakarta di Bundaran HI yang menghalangi Monumen Selamat Datang. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sejarawan, JJ Rizal akhirnya angkat suara setelah melakukan protes melalui media sosial terkait revitalisasi Halte Transjakarta Bundaran Hotel Indonesia (HI), Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat.

Rizal menganggap revitalisasi Halte Bundaran HI tersebut menutupi Monumen Selamat Datang yang berstatus sebagai Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB).

Di mana protes tersebut langsung dilayangkan kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di media sosial Twitter pribadinya.

"Ya memang begini ya. Pak Anies punya perhatian terhadap sejarah. Jangankan situs sejarah nasional, situs kolonial seperti Kota Tua saja direvitalisasi besar-besaran," ujar Rizal, Kamis (13/10/2022).

Saat ditemui di Taman Makam Tokoh Bangsa, TPU Karet Bivax, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rizal juga menceritakan saat Anies merobohkan jembatan penyeberangan orang (jpo) supaya masyarakat bisa melihat lanskap Jakarta.

Rizal mengatakan bahwa saat itu Anies beralasan supaya masyarakat dapat langsung melihat Monumen Selamat Datang.

Baca juga: Diduga Akibat Revitalisasi Halte Transjakarta, Pipa Air Palyja di Bundaran HI Bocor

"Itu bisa menjadi koreksi. Sebenarnya Pak Anies keinginannya pasti bukan seperti halte yang muncul itu," ucap Rizal.

Menurutnya, yang harus dipertanyakan adalah dari arsitek pihak Transjakarta itu sendiri.

Karena Rizal beranggapan bahwa arsiteknya lah yang diperkirakan salah memahami bayangan yang diinginkan Anies.

Baca juga: Sandra Tergoda untuk Melihat Halte Transjakarta Bundaran HI yang Mewah, Ini Fasilitasnya

Ketika ditanya perihal spot foto di atas anjungan Halte Bundaran HI, Rizal menegaskan pasti yang bisa menikmati di lokasi itu sangat terbatas.

"Ya tapi persoalan besarnya kan sekarang jadi terbatas orang yang bisa melihat. Sementara itu kan ruang publik yang harusnya lebih luas," kata Rizal.

Rizal mengatakan, masyarakat yang bisa menikmati Monumen Selamat Datang dari anjungan Halte Bundaran HI adalah orang yang sudah tap in dan naik Transjakarta.

Penampakan halte bundaran HI yang masih direvitalisasi, Rabu (12/10/2022).
Penampakan halte bundaran HI yang masih direvitalisasi, Rabu (12/10/2022). (Wartakotalive/Leonardus Wical Zelena Arga)

Ia meyakini untuk warga yang menggunakan kendaraan pribadi akan lebih fokus ke Halte Bundaran HI dibandingkan Monumen Selamat Datang.

Oleh karena itu, ia tetap beranggapan bahwa revitalisasi Halte Bundaran HI tersebut memiliki kesalahan terhadap konsep bangunannya yang terlalu megah dan menutupi Monumen Selamat Datang.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved