Rusuh Arema Persebaya
Total Korban Tragedi Kanjuruhan Bertambah Menjadi 678 Orang
Dedi mengatakan, Dari jumlah itu, setidaknya masih ada 60 korban yang masih dirawat di rumah sakit setempat.
Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Feryanto Hadi
Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Ramadhan L Q
WARTAKOTALIVE.COM, KEBAYORAN BARU - Polri menyebut total korban tragedi kerusuhan Stadion Kanjuruhan bertambah menjadi 678 orang.
Hal itu disampaikan Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo pada Jumat (7/10/2022). Ia merinci total korban tersebut.
"Terdiri dari korban meninggal dunia 131 orang, jumlah korban luka 547 orang," ujar dia, dalam keterangannya.
Dari 547 korban luka, ada sebanyak 481 menderita luka ringan.
Sedangkan 43 mengalami luka sedang serta luka berat sebanyak 23 orang.
Baca juga: Ikut Berdukacita, AHY Tuntut Investigasi Menyeluruh Terhadap Tragedi Stadion Kanjuruhan
Lebih lanjut, Dedi mengatakan, ada 60 korban yang masih dirawat di rumah sakit setempat.
Adapun data itu merupakan hasil konsolidasi yang telah dilakukan crosscheck ulang dengan pemerintah setempat.
"Dan dengan rumah sakit terkait," pungkas mantan Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) itu.
Tersangka belum ditahan
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah mengumumkan tersangka Tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022) malam yang menewaskan 131 orang.
Listyo menyebutkan ada enam tersangka dalam tragedi Stadion Kanjuruhan.
Namun, Polri belum menahan para tersangka itu.
"Ya belum, tim masih terus lakukan pemeriksaan dan pendalaman," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo, Jumat (7/10/2022).
Dedi berujar bahwa pihaknya juga masih menunggu informasi terkini apakah keenam tersangka sudah selesai diperiksa atau belum.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Arema-Kanjuruhan.jpg)