Bekasi Marak Begal, Dua Pemuda lagi Asyik Main Ponsel di Sebuah Warung Jadi Korban

Aksi sekelompok orang diduga begal terjadi di Jalan Raya Antara, Bekasi Utara, Kota Bekasi dengan dua pemuda di sebuah warung menjadi korbannya.

Istimewa
Aksi sekelompok orang diduga begal kembali terjadi di Kota Bekasi, kini dua orang pemuda yang tengah duduk disebelah warung menjadi korban. Kejadian itu, terjadi di Jalan Raya Antara, Kalibaru, Bekasi Utara. 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI UTARA - Aksi sekelompok orang diduga begal kembali terjadi di Kota Bekasi, kini dua orang pemuda yang tengah duduk disebelah warung menjadi korban. Kejadian itu, terjadi di Jalan Raya Antara, Kalibaru, Bekasi Utara.

Aksi kawanan begal ini pun terekam CCTV yang terpasang di warung tersebut. Video rekaman CCTV ini pun juga diungguh oleh akun media sosial @infobekasi.coo, dimana dalam rekaman itu terlihat dua orang pemuda tengah duduk sambil memainkan ponsel mereka.

Tak berselang lama, data dua pengendara sepeda motor berboncengan, tiba-tiba langsung berhenti di lokasi, dan mencoba merampas ponsel milik dua pemuda yang tengah duduk di warung itu.

Sontak kedua korban pun kaget dan berusaha kabur dari para pelaku. Sementara pelaku sempat mengacungkan sebilah celurit kepada korban, beruntungnya korban berhasil kabur.

Aksi pembegalan ini pun dibenarkan oleh warga sekitar, Eko Mulyanto (40). Ia mengatakan jika kejadian tersebut terjadi pada Sabtu (1/10) lalu. Korban ketika itu, tengah bermain games di ponsel mereka.

Baca juga: Errina Perajin Batik Tulis Berharap Masyarakat Dapat Mencintai dan Menghargai Produk Lokal

"Dia lagi game online sama temennya, terus tiba-tiba ada begal langsung mengeluarkan celurit," kata Eko, Kamis (16/10/2022).

Diungkapkan oleh Eko, tidak ada korban jiwa maupun benda berharga yang berhasil dibawa kabur oleh para pelaku. Sebab, saat kejadian, para korban reflek langsung menghindari para pelaku. Meski dalam rekaman CCTV sempat mengayungkan celurit ke korban, namun korban berhasil menghindari.

Baca juga: Sakit Kanker Paru-paru Jadi Penyebab Pengunduran Diri Mohamad Taufik dari Partai Gerindra

"Tidak (korban). Alhamdulillah, soalnya dia langsung kabur. Handphone juga tidak kena juga Alhamdulillah. Korban dua orang," katanya.

Menurut dia, jika jalan di sekitar lokasi memang dianggap rawan ketika malam hari. Bahkan aksi pembegalan ini bukan kali pertama terjadi. Namun, kata dia, meski rawan, patroli malam hari yang dilakukan polisi kurang efektif. Sebab, aksi tersebut masih saja terjadi.

"Udah sering disini sepanjang jalan kali baru ini udah sering. Memang agak rawan. Patroli kalo saya liat emang sering, tapi pasti ada aja kejadiannya," ucapnya. (JOS)

Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved