Senin, 20 April 2026

Berita Video

VIDEO: PKS DKI Sediakan Nomor Urut Atas untuk Caleg Milenial

Ketua DPW PKS DKI Jakarta Drs. Khoirudin membeberkan kemudahan untuk menjadi kader partai. Dia menyebut, partainya tidak mematok mahar bagi orang yang

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Ahmad Sabran

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-  DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berkeinginan mencalonkan kadernya sebagai Gubernur DKI Jakarta dalam Pemilu 2024 mendatang. Saat pemilu 2017 lalu, PKS berkoalisi dengan partai lain untuk mengusung pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno, hingga akhirnya mereka dilantik menjadi kepala daerah dan wakil kepala daerah di Ibu Kota.

Tahap awal, PKS akan meningkatkan perolehan kursi yang sekarang hanya 16 orang, menjadi 21 orang. Kemudian, PKS juga membuka diri kepada para akademisi, profesional hingga milenial tanpa mahar untuk menjadi caleg di DPRD DKI Jakarta.

Ketua DPW PKS DKI Jakarta Drs. Khoirudin membeberkan kemudahan untuk menjadi kader partai. Dia menyebut, partainya tidak mematok mahar bagi orang yang ingin menjadi caleg lewat PKS.

Berikut wawancara Redaksi Warta Kota dengan Khoirudin yang juga menjadi Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta ini :


Bagaimana DPW PKS DKI Jakarta menghadapi Pemilu 2024 mendatang?
Yah memang seluruh partai, termasuk PKS tentu berhitung dan semua ingin menang. Kami juga berkolaborasi dengan teman-teman partai se-DKI Jakarta dalam mengelola Jakarta yang majemuk ini.

PKS berusaha untuk untuk menambah kursinya paling tidak ya bisa mencalonkan gubernur sendiri tanpa perlu berkoalisi. Kami tentu mengandalkan kader, dan kader pun yang memang bekerja berdasarkan kesadaran nilai.

Karena kami ini kan bekerja mengusung nilai-nilai perubahan buat masyarakat dan kader kami sungguh-sungguh bekerja tanpa dikasih sesuatu. Nilai itu yang membuat mereka menjadi militan, kami sih rapat rutin pekanan saat ada ataupun tidak ada pemilu.

Kami bicarakan kebaikan bagaimana melayani masyarakat, karena rumusnya orang akan loyal kepada siapa melayani. Kalau kami, melayani semua masyarakat yang ada di Jakarta.

Mudah-mudahan dengan layanan tadi, yang awalnya kami menyentuh perasaan dan menyentuh perut dengan sembako, lama-lama menyentuh pikiran dan rasa jadi harapannya begitu.


Bagaimana Anda menambah kursi di DPRD DKI Jakarta yang sekarang berjumlah 16 orang?
Paling kami bercermin kepada kompetitor pemilu 2019 yang lalu, karena kalau sekarang belum tergambar gitu ya. Artinya memang pemilu kemarin itu kami di empat dapil kurang 2.000 suara untuk nambah kursi terakhir, tapi karena kurang suara itu kami nggak dapat mencalonkan Gubernur DKI.

Kemungkinan itulah yang barangkali nanti bisa nambah gitu ya, di dapil-dapil tertentu. Mudah-mudahan kompetitor kami tidak mengeluarkan jagoan-jagoan yang lebih kuat. Kami PKS juga memberikan ruang kepada semua komponen masyarakat dari akademisi, praktisi, tokoh-tokoh untuk kami masukkan ke dalam caleg PKS.

Dengan harapan suara yang selama ini tidak bisa kami tangkap langsung gitu ya, bisa disampaikan langsung. Ya banyaklah mantan-mantan atau istri pejabat yang mewakili dari masing-masing konstituennya bisa kami terima menjadi salah satu caleg. Karena caleg salah satu variabel pemenangan yang memang cukup berpengaruh.


Apakah PKS akan membidik caleg dari kaum milenial?
Jadi kami memang di tiap dapil wajib memasukkan milenial yang usianya 34 tahun ke bawah. Mereka akan dapat nomor 1,2 dan 3 itu sekitar 15 persen, kalau kaum perempuan kan minimal 30 persen menurut aturan KPU.

Kalau kami nambahin di internal untuk milenial 15 persen di nomor-nomor awal. Itu bisa laki-laki atau perempuan. Itu penting untuk semua tokoh masyarakat sepanjang dia punya semangat untuk kebaikan Jakarta, semangat untuk membangun Jakarta dan dia punya jaringan massa tentu kami daftarkan.

Di PKS tidak ada biaya pendaftaran apapun, bahkan untuk materai Rp 10.000 kami yang belikan dan periksa kesehatan serta sebagainya kami yang memfasilitasi. Karena kami ingin berjuang murni nilai, jadi tidak ada istilah mahar.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved