Jelang Pensiun, Anies Baswedan Pamit sebagai Gubernur DKI Jakarta dengan PMI

Anies Baswedan menyampaikan pamit sebagai Gubernur DKI dengan para pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta jelang pensiun 16 Oktober 2022.

Istimewa
Anies Baswedan menyampaikan pamit sebagai Gubernur DKI dengan para pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta jelang pensiun 16 Oktober 2022. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan pamit dengan para pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta menjelang pensiun pada 16 Oktober 2022.

Hal itu disampaikan Anies saat acara Penutupan Bulan Dana PMI DKI Jakarta Tahun 2022 di Balai Kota DKI, Rabu (5/9/2022).

“Saya ingin menyapa, mungkin ini perjumpaan terakhir masa tugas saya di sini (Pemprov DKI). Izinkan saya sesudah sambutan ini mohon pamit, karena kebetulan kami pengundang dan sudah terlambat setengah jam. Jadi mohon izin kami meneruskan ke sana (acara selanjutnya),” ujar Anies.

Dalam sambutannya, Anies mengaku jadwal kegiatannya di luar kantor sangat padat menjelang pensiun sebagai kepala daerah.

Saking padatnya, Anies kerap terlambat sehingga berdampak pada rangkaian acara selanjutnya di tempat lain.

“Ini kayak seperti kereta api pak kalau terlambat satu stasiun tuh, stasiun yang terakhir itu telatnya banyak sekali,” kata mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI ini.

“Mohon dimaafkan bila selama berinteraksi selama ini ada salah, ada kurang. Tapi saya punya kenangan yang amat positif dengan Bapak-Ibu, InsyaAllah silaturahminya terjaga terus,” sambungnya.

Saat itu, Anies juga mengapresiasi perolehan donasi Bulan Dana PMI 2022 yang menebus Rp 36,8 miliar. Angka ini naik 17 persen dibanding tahun 2021 sebesar Rp 31 miliar.

Baca juga: Kejaksaan Agung Libatkan KPK dalam Pelimpahan Perkara Kasus Brigadir J, Ada Dugaan Korupsi?

Kata Anies, pada hakikatnya PMI bekerja pada sebuah visi, misi dan nilai. Tempat para petugas PMI boleh berganti, tetapi misi yang dibawa untuk kemanusiaan diimbau jangan diubah.

“Ini yang perlu diemban oleh PMI, meraih target pada sesuatu yang kita capai seperti sekarang kita target Rp 31 miliar tapi dapat Rp 36 miliar, setelah itu tercapai selesai sudah tugasnya. Tetapi kalau misi itu adalah diemban, jadi lain dengan meraih target,” jelas Anies.

Dalam kesempatan itu, Anies juga merasa tersanjung mendapat tanda kehormatan, potre dirinya saat donor plasma konvalesen sekaligus karangan bunga dari PMI.

Anies tidak menyangka, di pertemuan terakhirnya itu bisa memperoleh cinderamata dari PMI DKI Jakarta.

Baca juga: Naik Dibanding 2021, Bulan Dana PMI DKI di Tahun 2022 Berhasil Mencapai Rp 36,8 Miliar

Di akhir sambutannya, Anies meminta doa para pengurus PMI DKI Jakarta agar dipermudah dalam menjalankan amanat apapun di Tanah Air.

Seperti diketahui, Anies diusung oleh Partai NasDem sebagai calon presiden (capres) untuk Pemilu 204 mendatang.

“Doakan kami untuk bisa menjalankan apapun amanat yang diembankan di tempat ini, karena memang sebagian dari persimpangan-persimpangan jalan itu datangnya tidak terduga, dan kita bagian menjalani saja. InsyaAllah interaksi kita tidak berhenti di sini, InsyaAllah kita akan jalan terus dan jika ada kegiatan PMI semoga saya masih boleh hadir untuk ikut melihat dari dekat,” ungkapnya. (faf)

Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved