Operasi Zebra 2022

Siap-siap, Operasi Zebra 2022 Akan Digelar 2 Pekan Mulai Senin 3 Oktober

Polri akan menggelar Operasi Zebra 2022 mulai Senin 3 Oktober sampai 16 Oktober mendatang atau selama 2 pekan

Warta Kota
Apel operasi zebra jaya 2021 di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Senin (15/11/2021). Operasi Zebra 2022 akan digelar mulai Senin 3 Oktober 2022 sampai Minggu 16 Oktober 2022. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Kepolisian Negara Republik Indonesia akan menggelar Operasi Zebra 2022 di seluruh Indonesia selama 14 hari mulai Senin (3/10/2022) pekan depan, hingga Minggu (16/10/2022), atau selama 2 pekan mendatang.

Operasi Zebra 2022 adalah operasi lalu lintas yang rutin digelar kepolisian agar para pengendara patuh dan tertib pada peraturan demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

Operasi Zebra juga dikenal sebagai salah satu kegiatan razia kendaraan. Operasi Zebra 2022 akan dilakukan serentak di seluruh Indonesia.

Kasubbag Ren Ops Bagops Korlantas Polri AKBP Agung Nugroho mengatakan, mekanisme penindakan dalam Operasi Zebra 2022 tidak dilakukan dengan tilang manual, melainkan dengan menggunakan tilang elektronik.

“Operasi Zebra tahun ini dilarang melaksanakan penilangan secara manual, seluruh penilangan dilaksanakan dengan sistem ETLE statis maupun mobile dan dengan teguran simpatik,” ujar Agung dalam situs resmi Korlantas Polri, Kamis (29/9/2022).

Operasi Zebra 2022 katanya akan mengusung tema 'Tertib Berlalu Lintas Guna Mewujudkan Kamseltibcarlantas yang Presisi'.

Baca juga: Selama 2 Pekan Operasi Zebra Jaya 2021, Polisi Menindak 2.095 Kendaraan yang Gunakan Knalpot Bising

Dikutip dari akun resmi twitter TMC Polda Metro Jaya, ada 14 pelanggaran yang akan menjadi sasaran dalam Operasi Zebra 2022.

Rinciannya adalah:

-Melawan arus: Rp 500.000

-Berkendara di bawah pengaruh alkohol: Rp 750.000

-Menggunakan ponsel saat mengemudi: Rp 750.000

Baca juga: Operasi Zebra Jaya di Sejumlah Titik Patroli Minggu 28 November, Polisi Sasar Tiga Hal Ini

-Tidak menggunakan helm SNI: Rp 250.000

-Mengemudikan kendaraan tidak menggunakan sabuk pengaman: Rp 250.000

-Melebihi batas kecepatan: Rp 500.000

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved