Operasi Zebra 2022

Polisi Bakal Tindak 'Pelat Dewa' Jika Melanggar Aturan Lalu Lintas Saat Operasi Zebra 2022

Istilah kendaraan pelat dewa merupakan kendaraan berpelat khusus atau istimewa, yang biasa digunakan para pejabat negara.

Editor: Yaspen Martinus
TMC
Polri bakal menggelar Operasi Zebra Jaya 2022 pada 3-16 Oktober 2022, semua pelanggar akan ditindak, termasuk kendaraan 'berpelat dewa.' 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Polri bakal menggelar Operasi Zebra Jaya 2022 pada 3-16 Oktober 2022.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman mengatakan, dalam operasi ini, semua pelanggar akan ditindak, termasuk kendaraan 'berpelat dewa.'

Istilah kendaraan pelat dewa merupakan kendaraan berpelat khusus atau istimewa, yang biasa digunakan para pejabat negara.

"Enggak ada (pelat dewa/pelat khusus), enggak ada, semuanya kita tindak," kata Latif saat dihubungi wartawan, Sabtu (1/9/2022).

Meski begitu, Latif menjelaskan setiap penindakan tidak semua berujung penilangan, tapi bisa merujuk pada sanksi teguran ke setiap pelanggar.

Kecuali, lanjut Latif, pelanggaran yang terekam kamera electronic traffic law enforcement (e-TLE) yang secara otomatis akan dilakukan penilangan.

Baca juga: Putra Bungsu Putri Candrawathi yang Masih Balita Bakal Diasuh Neneknya yang Berumur 82 Tahun

"Yang dimaksud dengan tidak ada penilangan manual itu ada operasi itu apa mengejar target tilang, itu tidak, kalau begitu dengan elektronik itu," paparnya.

Berikut ini sasaran Operasi Zebra Jaya dikutip dari TMC Polda Metro Jaya:

1. Melawan Arus

Pasal 287 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Sanksi denda paling banyak Rp 500 ribu.

2. Berkendara di Bawah Pengaruh Alkohol

Pasal 293 UU LLAJ. Sanksi denda paling banyak Rp 750 ribu.

3. Menggunakan HP saat Mengemudi

Pasal 283 UU LLAJ. Sanksi denda paling banyak Rp 750 ribu.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved