Sinta Bersyukur Kehadiran JKN-KIS Bantu Biaya Persalinannya

Sinta bersyukur dengan menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional, dirinya bisa melahirkan sang buah hati secara caesar tanpa mengeluarkan biaya.

istimewa
Sinta peserta program JKN-KIS merasa bersyukur bisa melahirkan sang buah hati dengan proses caesar tanpa biaya dengan memanfaatkan program JKN-KIS. 

WARTAKOTALIVE.COM, TIGARAKSA  – Momen melahirkan merupakan hal yang paling ditunggu dan mendebarkan bagi setiap ibu hamil setelah menunggu sembilan bulan lamanya mengandung buah hatinya.

Hal yang sama dirasakan oleh Sinta (37) tahun bersama sang suami saat menantikan sang buah hati lahir ke dunia.

Sinta yang telah terdaftar sejak tahun 2014 sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berbagi pengalamannya bersama Program JKN-KIS. Tidak terpikirkan oleh Sinta bahwa menjadi peserta JKN akan membawa banyak manfaat bagi dirinya dan keluarga.

Saat ditemui bersama sang suami di kantor cabang, beberapa waktu lalu, Sinta mengungkapkan bahwa sejak Program JKN-KIS diluncurkan, ia tanpa ragu dan berpikir panjang untuk segera mendaftarkan keluarganya menjadi peserta JKN-KIS.

Sinta mengaku bahwa memiliki jaminan kesehatan adalah salah satu upaya preventif dalam perlindungan kesehatannya.

Terbukti, ketika tahun 2016, Sinta harus menjalani proses persalinan melalui tindakan operasi caesar akibat pecah ketuban yang dialaminya saat malam hari.

“Tidak terbayangkan oleh kami saat itu ketika dokter mengharuskan untuk dilakukan tindakan operasi caesar, mengingat bahwa biaya yang akan dikeluarkan sangat besar jika dibandingkan proses persalinan normal. Namun, kami lega dengan kartu JKN-KIS yang dimiliki, biaya perawatan telah ditanggung sepenuhnya oleh BPJS Kesehatan. Biaya bukan lagi menjadi persoalan yang berarti, kartu KIS memang menjadi penyelamat bagi keluarga kami," ungkap Sinta yang terdaftar sebagai Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dengan hak kelas rawat kelas III.

Sinta mengakui kehebatan Program JKN yang telah membantu banyak orang dan memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh peserta JKN-KIS.

Sebelumnya, rasa takut akan biaya persalinan caesar yang mahal sudah berubah menjadi luapan rasa syukur. Pelayanan yang dirasakan pun sangat melebihi ekspektasinya, ia menyebut tidak mengalami kesulitan selama mengakses pelayanan serta seluruh petugas bersikap sangat ramah.

“Semua gratis, saya dan suami tidak perlu keluar biaya sama sekali, kalau bukan karena Program JKN-KIS, pasti biayanya sampai puluhan juta rupiah. Biaya yang sangat berat untuk kami dan sangat terasa prinsip gotong royongnya," ujar Sinta.

Sinta mengatakan, untuk peserta JKN-KIS khususnya ibu-ibu yang saat ini kondisinya hamil, jangan ragu untuk menggunakan kartu KIS.

"Selama prosedur dan persyaratannya kita lengkapi, dijamin tidak ada yang sulit. Jangan lupa juga untuk rutin membayar iuran, selain mendukung keberlangsungan Program JKN, kita yang sehat bisa sambil bergotong royong membantu peserta lain yang sedang sakit,” pungkas Sinta.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved