FGD Pj Gubernur

Pj Gubernur DKI Jakarta Harus Mampu Hadapi Masalah Banjir, Sampah Hingga Macet

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta dinilai harus mampu menghadapi dan menyelesaikan masalah klasik di ibu kota mulai dari banjir, sampah hingga macet.

Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
DPD Partai Golkar DKI Jakarta bersama Warta Kota menggelar FGD Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta dengan mengangkat tema 'Mencari Figur Ideal Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta’. 

WARTAKOTALIVE.COM, MENTENG - DPRD DKI Jakarta menyebutkan ada beberapa permasalahan yang harus dihadapi dan diselesaikan oleh Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta.

Hal tersebut berkaitan dengan masa jabatan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta yang akan selesai pada 16 Oktober 2022 dan akan dilanjutkan pengganti yang akan dilantik pada 17 Oktober 2022 mendatang.

"Jadi masalah pertama yang harus diselesaikan adalah banjir. Saya sebagai mantan ketua panitia khusus (pansus) banjir di DKI Jakarta, jadi memang 2020 kami berikan masukan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta," ujar Zita, pada Rabu (28/9/2022).

Zita mengklaim masukan dari DPRD DKI Jakarta berhasil. Hal tersebut dapat dilihat apabila terjadi banjir di wilayah Jakart, hanya selama beberapa hari karena sebelumnya bisa hampir seminggu.

Baca juga: Tiga Hal Penting yang Harus Dikuasai Pj Gubernur DKI Jakarta Pengganti Anies Baswedan

Zita mengaku permasalahan banjir di DKI Jakarta tidak akan pernah selesai sehingga menjadi hal yang serius. Di mana Pj gubernur harus memiliki metode dan inovasi untuk mengatasi banjir.

Masalah yang kedua menurut Zita adalah sampah. Zita menceritakan sudah banyak ikan-ikan di laut yang tercemar akibat pembuangan sampah ke air secara masif.

"Masak kita di DKI Jakarta kalah dengan kota-kota metropolitan yang lain. Kota-kota lain sudah bisa mengonversikan sampah menjadi listrik. Kalau di sini, sampah malah dimakan sama ikan-ikan," ujar Zita.

Baca juga: Ahmed Zaki Iskandar Sebut Penunjukan Pj Gubernur DKI Jakarta Hak Prerogatif Mendagri

Lalu masalah terakhir yang bagi Zita sudah menjadi ciri khas DKI Jakarta adalah macet. Menurutnya, kalau tidak macet berarti bukan DKI Jakarta namanya.

Diketahui, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar DKI Jakarta bersama Warta Kota menggelar Focus Group Discussion (FGD) yang dilakukan secara tatap muka dan dalam jaringan (daring).

FGD tersebut bertujuan untuk mendiskusikan seputar figur ideal Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta yang rencana akan dilantik pada 17 Oktober 2022 mendatang.

Dengan mengangkat tema 'Mencari Figur Ideal Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta', FGD tersebut dilaksanakan di Kantor DPD Golkar DKI Jakarta, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, pada Rabu (28/9/2022). (m36)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved