JKN-KIS Menjadi Asuransi Kesehatan Andalan Mega dan Keluarga

Program JKN-KIS menjadi andalan Mega ketika ia dan keluarganya membutuhkan pelayanan kesehatan.

istimewa
Mega yang merupakan peserta JKN-KIS dari segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) dengan hak kelas rawat kelas I mengaku mengandalkan Program JKN-KIS ketika mereka membutuhkan pelayanan kesehatan. 

WARTAKOTALIVE.COM, TIGARAKSA – Okta Mega Puspita (36) bersyukur telah menjadi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) sejak pertama kali program ini diluncurkan.

Pasalnya, Mega dan keluarga kecilnya sudah beberapa kali memanfaatkan Program JKN-KIS ketika membutuhkan pelayanan kesehatan. Apalagi, Mega, sapaan akrabnya, memiliki dua putri berusia kanak-kanak yang masih rentan dengan penyakit, seperti demam, batuk, pilek, dan sebagainya.

“Waktu pendaftarannya mudah sekali karena didaftarkan oleh perusahaan tempat saya bekerja. Saya hanya menyiapkan beberapa dokumen yang diminta, seperti KTP dan Kartu Keluarga,” ungkap Mega beberapa waktu lalu.

Menurut Mega, adanya Program JKN-KIS ini tentunya membantu sekali, khususnya ketika anak-anak saya mengalami sakit.

“Sudah menjadi rahasia umum bahwa biaya berobat itu tidak murah. Dengan adanya program ini beban saya dan suami untuk membayar biaya pelayanan kesehatan menjadi berkurang,” ujar perempuan kelahiran Jakarta ini.

Sebagai ibu yang memiliki anak yang masih dalam usia rentan penyakit, Program JKN-KIS menjadi andalan Mega ketika mereka membutuhkan pelayanan kesehatan.

Mega menceritakan, kedua anaknya sudah pernah menjalani rawat inap di rumah sakit dengan memanfaatkan Program JKN-KIS.

Ia menjelaskan selama perawatan tersebut, anak-anaknya mendapatkan pelayanan yang sangat baik, bahkan ia tidak mengeluarkan biaya sedikitpun ketika keluar dari rumah sakit.

“Pastinya saya sangat bersyukur ada Program JKN-KIS ini. Di saat saya harus fokus merawat anak-anak yang sedang sakit, saya tidak perlu khawatir dengan biaya yang harus dikeluarkan nantinya,” ujar Mega.

Yang penting, lanjut Mega, ia ikuti prosedur yang sudah ditetapkan. “Insya Allah semuanya berjalan lancar dan dijamin oleh BPJS Kesehatan,” ucap Mega yang merupakan peserta JKN-KIS dari segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) dengan hak kelas rawat kelas I.

Mega dan suaminya merupakan pegawai swasta. Mereka didaftarkan sebagai peserta PPU di kantor masing-masing dan dikenakan pemotongan gaji masing-masing untuk membayar iuran JKN-KIS.

Mengenai hal tersebut, Mega mengaku tidak masalah karena untuk kepentingan bersama.

Ia memahami Program JKN-KIS ini adalah program gotong royong. Ketika keluarganya memerlukan pelayanan kesehatan, ia dibantu oleh iuran peserta JKN-KIS lainnya, begitu pula sebaliknya.

Program JKN-KIS ini memiliki peran yang sangat penting bagi masyarakat, khususnya bagi Mega dan keluarganya.

“Kami mengandalkan Program JKN-KIS sebagai asuransi kesehatan kami. Jadi, besar harapan saya bahwa program ini akan terus eksis,” ujar Mega.

“Sebagai peserta JKN-KIS, bentuk dukungan yang dapat saya berikan terhadap program yang baik ini adalah membayar iuran JKN-KIS dan mengikuti prosedur yang sudah diatur ketika memanfaatkan JKN-KIS untuk berobat,” pungkas Mega.

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved