Kuliner

Coto Makassar Juanda Depok, Tawarkan Menu Khas Makassar yang Enak dan Ramah Kantong

Menikmati kuliner khas Makassar di Coto Makassar Juanda Depok dengan harga ramah kantong. Konro Bakar cuma Rp 55.000

Wartakotalive.com/Mochammad Dipa
Menu khas Makassar seperti Konro Bakar, Coto Makassar hingga es Pisang Ijo dan Es Pallubutung yang ada di Coto Makassar Juanda Depok. 

Lalu bagaimana dengan rasanya? untuk menghilangkan rasa penasaran, sesampainya di lokasi, Wartakotalive.com langsung memesan menu-menu khas Makassar, yaitu Konro Bakar, Coto Makassar serta es Pisang Ijo dan es Pallubutung.

Untuk menu Konro Bakar, tekstur iga sapinya terasa sangat empuk. Rasa manis dari olesan kecap pada daging serta gurih dari saus kacang yang kemudian dibakar bersama iga sapi begitu terasa.

Konro Bakar ini disajikan dengan kuah Konro hangat dengan rasa yang begitu kuat dari racikan berbagai macam rempah-rempah.

Selanjutnya, ada Coto Makassar dengan kuah hangat yang kecoklatan disajikan dalam sebuah mangkuk soto kecil. Didalam kuah Coto, terdapat potongan daging yang cukup banyak dengan tekstur daging yang juga empuk.  

Menu khas Makassar seperti Konro Bakar, Coto Makassar hingga es Pisang Ijo dan Es Pallubutung yang ada di Coto Makassar Juanda Depok.
Menu khas Makassar seperti Konro Bakar, Coto Makassar hingga es Pisang Ijo dan Es Pallubutung yang ada di Coto Makassar Juanda Depok. (Wartakotalive.com/Mochammad Dipa)

Aroma dan rasa yang begitu kuat dari rempah-rempah begitu menggoda selera makan. Apalagi saat Wartakotalive.com berkunjung, situasi saat itu sedang turun hujan, sehingga sangat pas untuk menghangatkan badan.

Sebagai pelengkap, Coto Makassar Juanda, Depok tak hanya menyediakan nasi dan ketupat, namun juga buras.

Buras merupakan makanan khas dari Suku Bugis yang berbahan dasar beras yang dimasak bersama santan, rasanya terkenal gurih dan sering dijadikan pendamping makanan berkuah seperti Coto Makassar. Sekilas buras mirip dengan lontong, ketika dibuka makanan ini juga mirip dengan ketupat.

“Biasanya kalau orang asli Bugis makan Coto Makassar pakai buras. Caranya buras dipotong sedikit menggunakan sendok lalu dicelupkan ke kuah Coto Makassar. Kalau ada pengunjung yang makan seperti itu pasti dia orang asli Bugis,” sebut Asep.

Wartakotalive.com juga memesan minuman es Pisang Ijo dan es Pallubutung. Kedua minuman ini sama-sama berbahan dasar pisang yang dicampur dengan fla kental yang terbuat dari tepung terigu. Kemudian dicampur dengan serutan es dan disiram sirup merah.

Meski sama-sama berbahan dasar pisang, jenis pisang yang digunakan untuk keduanya juga berbeda. Menurut Asep, jenis pisang yang umum digunakan untuk membuat Pisang Ijo adalah pisang raja. Sementara itu, jenis pisang untuk membuat Pallu butung adalah pisang kepok. 

"Secara tampilan juga beda, kalau pisang ijo itu pisangnya dikukus trus dibalut dengan adonan kulit berwarna hijau. Nah, kalau Pallubutung itu pisangnya hanya dikukus saja. Tidak dibalut dengan adonan kulit," ungkap Asep.

Banyak peminat

Menurut Asep, peminat kuliner khas Makassar di Depok cukup tinggi. Terlebih, cukup jarang di Depok ada rumah makan yang khusus menyajikan kuliner khas Makassar.

“Alhamdulillah untuk di Depok, untuk makanan Makassar diterima dengan baik karena yang datang kesini kebanyakan bukan hanya orang Makassar ada juga orang Jawa. Sudah familiar lah bagi orang Depok,” ucapnya.

Coto Makassar Juanda, Depok ini buka setiap hari dari pukul 10.00 – 22.00 WIB.   

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved