Kebakaran Dua Pabrik di Cikarang, Proses Pemadaman Butuh Waktu Hingga 14 Jam

Kebakaran dua pabrik di Jalan Jababeka Bl C/22, Pasirgombong, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi akhirnya bisa dipadamkan setelah 14 jam berjibaku.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Junianto Hamonangan
Istimewa
Kebakaran dua pabrik di Jalan Jababeka Bl C/22, Pasirgombong, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi Jumat (2/9/2022) akhirnya bisa dipadamkan setelah 14 jam berjibaku. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIKARANG UTARA - Kebakaran yang melanda dua pabrik di Jalan Jababeka Bl C/22, Pasirgombong, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jumat (2/9/2022), baru bisa dipadamkan pada siang tadi.

Danton 1 Pleton 1 Dinas Kebakaran Kabupaten Bekasi, Danny Adha menjelaskan pihaknya membutuhkan waktu selama 14 jam untuk menjinakkan si jago merah.

"Kami pantengin sejak dari jam 1 malam, sampai sekarang, jam 3 sore proses pendinginan baru selesai," ujar Danny saat dikonfirmasi.

Baca juga: Kebakaran Hebat Landa Kawasan Industri Jababeka, Hingga 7 Jam Api Masih Berkobar

Danny menjelaskan salah satu pabrik memproduksi bahan kimia sehingga menyebabkan api sulit dipadamkan. Terdapat pula bahan-bahan yang mudah terbakar.

Selain itu, pihaknya terkendala atap bangunan yang berbatasan ke titik api sehingga pihaknya harus berkali-kali memadamkan api.

"Jadi ada material yang sudah kebakar, ketumpuk, seperti atap, yang harus kami buka, jadi kami harus ngorek-ngorek dulu. Kalau air aman sih, karena dibantu dari pihak Jababeka. Tapi karena yang terbakar bahan kimia, jadi kami harus pakai 'racun api' untuk mempercepat pemadanan," ucapnya.

Baca juga: Selidiki Penyebab Kebakaran, Aparat Pasangi Garis Polisi Ruko 3 Lantai di Sawah Besar

'Racun api' yang dimaksud adalah bahan kimia yang dicampurkan ke dalam air sehingga membentuk busa yang mempermudah proses pendinginan material yang telah terbakar.

Danny menambahkan tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran yang melanda lahan dengan total luas 4.000 meter persegi tersebut.

"Alhamdulillahnya enggak ada proses produksi tadi malam, jadi enggak ada korban jiwa. Pabriknya kosong hanya ada sekuriti saja," tuturnya. (abs)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved