Selasa, 5 Mei 2026

HUT RI

Perdana, Santri Pondok Pesantren Abu Bakar Ba'asyir Akan Kibarkan Bendera Merah Putih

Pertama kalinya, Pondok Pesantren Al-Mukmim Ngeruki yang dikelola Abu Bakar Ba’asyir akan menggelar upacara bendera bendera HUT RI ke-77.

Tayang:
Penulis: Desy Selviany | Editor: Desy Selviany
Tribun
Pondok pesantren Abu Bakar Ba'asyir akan laksanakan upacara bendera 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pertama kalinya, Pondok Pesantren Al-Mukmim Ngeruki yang dikelola Abu Bakar Ba’asyir akan menggelar upacara bendera bendera HUT RI ke-77.

Pondok pesantren Abu Bakar Ba’asyir yang terletak di Ngeruki, Grogol, Sukoharjo itu akan mengadakan upacara bendera peringati HUT RI ke-77 pada Rabu (17/8/2022) pagi.

Dikutip dari TribunSolo.com, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (PMK) Muhadjir Effendy akan hadir dalam upacara yang dilaksanakan di lingkungan kediaman Abu Bakar Ba’asyir.

Rencananya, Muhadjir Effendy akan menjadi inspektur upacara HUT RI di Pesantren Abu Bakar Ba’asyir.

Informasi ini dibenarkan oleh Humas Ponpes Al-Mukmin, Muchshon.

"Iya benar," kata Muchshon, saat dikonfirmasi TribunSolo.com, Selasa (16/8/2022).

Sementara itu, Humas Kemenko PMK Dian Novico turut membeberkan detail acara upacara bendera di Ponpes milik Abu Bakar Ba'asyir itu.

Dian menuturkan, upacara akan dimulai pukul 07.00 dan berlangsung hingga 10.00 WIB.

Ribuan santri Abu Bakar Ba’asyir rencananya akan terlibat dalam upacara bendera yang pertama kali diadakan di pondok pesantren tersebut.

"Nanti peserta upacara ada santri dari Ponpes Al-Mukmin, dan staffnya," kata Dian Novico.

Tak hanya itu, petugas upacara HUT RI juga berasal dari santri Ponpes.

Baca juga: Abu Bakar Baasyir Bebas Murni dari Lapas Gunung Sindur Kabupaten Bogor Tak Sesuai Rencana Awal

Usai upacara, Muhadjir Effendy disebut akan melakukan komunikasi dengan para santri, dan berkeliling Ponpes. 

Diketahui Abu Bakar Ba’asyir sempat menjadi terpidana terorisme.

Abu Bakar Ba’asyir juga sempat tidak mengakui Pancasila.

Namun, belakangan, usai menjalani deradikalisasi, Abu Bakar Ba’asyir mengakui Pancasila sebagai ideologi Indonesia.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved