Audit Berkala di Aplikasi Cinta Zakat Bisa Dipantau Publik, BAZNAS RI: Sudah Ada di Android dan iOS
Aplikasi Cinta Zakat memudahkan masyarakat dalam memberi serta memantau donasi mereka secara praktis dan aman, serta optimalkan potensi dan dana ZIS.
WARTAKOTALIVE.COM - Melalui aplikasi Cinta Zakat, masyarakat saat ini semakin mudah melakukan kebaikan dan membantu mustahik di Indonesia.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Rizaludin Kurniawan, akui, aplikasi Cinta Zakat bisa berik informasi dan pengalaman distribusi ZIS.
Bahkan, aplikasi Cinta Zakat ini beri informasi soal dana sosial keagamaan lainnya (DSKL) kepada mustahik yang tepat dan bertanggung jawab.
Aplikasi diciptakan memaksimalkan potensi ZIS, BAZNAS bekerja sama dengan IsDB.
Baca juga: Ajakan Anies Baca Quran Inisasi Baznas Bazis DKI Menuai Respon Positif dari TKI di Hongkong
Baca juga: Total Zakat Mal Disalurkan ke Baznas Kabupaten Karawang Mencapai Rp 3,6 Miliar Tahun 2022
Baca juga: Baznas Kabupaten Bekasi Tetapkan Besaran Zakat Fitrah Rp45 Ribu
Hal itu menjadi alasan BAZNAS meluncurkan aplikasi Cinta Zakat.
Dimana bertujuan memudahkan masyarakat dalam memberikan serta memantau donasi mereka secara praktis dan aman, sekaligus mengoptimalkan potensi dana ZIS.
"Artinya, audit berkala dapat diakses secara terbuka oleh publik" singkat Rizaludin Kurniawan, Senin (15/8/2022).
"Aplikasi Cinta Zakat telah tersedia di berbagai platform yang popular, seperti Android dan iOS" lanjutnya kembali.
Sebagai badan resmi yang ditunjuk pemerintah, BAZNAS berpegang teguh kepada pengelolaan zakat.
Dimana pengelolaan dilakukan dengan transparan dan akuntabel serta berprinsip pada 3A yaitu Aman syar'i, Aman regulasi, dan Aman NKRI.
Melalui prinsip itu, kata Rizaludin Kurniawan, BAZNAS selalu memastikan dana yang disalurkan masyarakat sesuai dengan peruntukkannya, menjamin dana tidak disalahgunakan, atau membawa gerakan-gerakan ektremisme atau terorisme.
Prinsip ini juga diterapkan di seluruh kegiatan BAZNAS di seluruh Indonesia.
Pihaknya juga berkomitmen untuk selalu menjalankan prinsip kehati-hatian dan disiplin mengikuti aturan dalam pengelolaan ZIS.
Hal tersebut pun berdampak positif karena BAZNAS selalu memperoleh predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) dari Kantor Akuntan Publik (KAP).
"Opini WTP dalam laporan keuangan BAZNAS tersebut menjadi bukti pengelolaan dana ZIS yang dihimpun BAZNAS telah dijalankan sesuai aturan dan regulasi penilaian standar keuangan di Indonesia," katanya.
Hal ini tentu jadi motivasi BAZNAS untuk menjaga akuntabilitas dan transparansi keuangan kepada masyarakat.
Utamanya, dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi muzaki maupun mustahik.
(Wartakotalive.com/CC)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/aplikasi-cinta-zakat-dari-baznas.jpg)