Berita Regional

Kegiatan 'Ngaji Segoro' Ditolak Ansor-Banser, Gus Nur: Sampai Kapan akan Saling Serang dan Fitnah?.

Gus Nur mengaku, warga Singosari sendiri khususnya di Desa Klampok tak keberatan dia mengisi acara di sana.

Editor: Feryanto Hadi
tangkapal layar youtube Cahaya Islam
Sugi Nur alias Gus Nur mempertanyakan penolakan sejumlah pihak terhadap kegiatannya di Kabupaten Malang 

WARTAKOTALIVE.COM-- Sugi Nur Rahardja alias Gus Nur mengaku heran dengan munculnya penolakan dari GP Ansor dan sejumlah tokoh masyarakat Kabupaten Malang terkait kegiatan yang akan dia gelar.

Rencananya, pengajian Ngaji Segoro yang digelar Sugi Nur di Masjid Karomah, Desa Klampok, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang pada Minggu (7/8/2022).

Gus Nur mengaku, warga Singosari sendiri khususnya di Desa Klampok tak keberatan dia mengisi acara di sana.

" Dari dahulu kala sampai detik ini dan insya Allah sampai kiamat kelak, tidak ada satu pun orang Singosari, khususnya Desa Klampok yang saya rugikan, anda cari satu saja warga Klampok wabil husus yang dekat dengan masjid yang saya bangun, yang pernah saya rugikan, maka tidak akan anda temui," ujar Gus Nur dalam klarifikasinya.

"Acara itu, mulai dari sound sistem, terop, konsumsi, dan lain-lain semua melibatkan warga setempat, warga Klampok, dan warga Singosari pada umumnya. Bahkan ada warga yang berinisiatif membuka warung kopi untuk menerima para jamaah dari luar kota sebagai usaha tambahan. Banyak warga Klampok atau warga sekitar yang ikut terlibat dengan acara itu," imbuhnya

Gus Nur menyebut, banyak warga desa setempat yang telah dia berikan bantuan.

"Sebaliknya, bukan riak atau takabur, banyak sekali warga Desa Klampok dan Singosari pada umumnya, yang telah kita bantu dengan program sosial GN. Mulai dari bedah rumah, melunasi hutang ribanya, menebus ijasah sekolah anaknya, infaq beras, dan lain-lain," katanya

Di sisi lain, kegiatan bertajuk Ngaji Segoro bukanlah acara tabligh akbar.

"Ngaji segoro adalah pertemuan komunitas agen madu, mitra kerja, pembeli perumahan, dan jamaah yang terjebak rentenir ribawi, ngaji segoro adalah ngaji solusi menghadapi permasalahan hidup plus memberikan solusinya," katanya

Gus Nur pun mempertanyakan mengapa dirinya senantiasa mendapatkan fitnah dan serangan.

"Kita ini sesama umat Islam, sampai kapan akan saling serang saling fitnah?. Gus Nur orangnya jelas, bloko suto, blak-blakan, wajahnya jelas, rumahnya jelas, agamanya jelas, program sosialnya jelas, nomor Hp-nya jelas, orangnya viral dan jelas. Siap menghadapi apapun saja bentuk klarifikasi dan tabayun. Kalau benar siap benar dan kalau salah siap salah," ungkap Gus Nur

Ditolak GP Ansor 

Diberitakan sebelumnya, rencana ceramah Sugi Nur atau Gur Nur kembali harus berhadapan dengan GP Ansor dan Banser.

Setelah kajiannya di sejumlah lokasi sempat digruduk, kali ini GP Ansor menolak Gus Nur berceramah di Malang.

Rencananya, pengajian Ngaji Segoro yang digelar Sugi Nur di Masjid Karomah, Desa Klampok, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang pada Minggu (7/8/2022).

Namun, hingga kini belum ada kepastian apakah kajian itu akan digelar atau batal akibat adanya penolakan itu.

Ketua GP Ansor Kabupaten Malang, Fatkhurrozi mengatakan pengajian tersebut akan berdampak pada kondusivitas di Kabupaten Malang.

"Kami berharap polisi tidak memberikan izin acara tersebut agar tidak terjadi gerakan penolakan dari warga yang mengarah pada tindakan fisik," kata Fatkhurrozi kepada Suryamalang (Jaringan Warta Kota), Rabu (3/8/2022)

Baca juga: PGN dan Banser Nyaris Ricuh dengan Jamaah Pengajian Gus Nur, Anak Buah Gus Nuril: Kaki Saya Diinjak

Baca juga: Pemuda Pancasila, KNPI sampai Banser Ancam Kepung Outlet Holywings, Polisi Imbau Tak Ada Sweeping

Fatkhurrozi berharap pihak berwajib dapat melakukan tindakan untuk mencegah kerawanan kondusivitas di Kabupaten Malang.

"Kami berharap kepolisian, baik polsek maupun polres agar tidak memberikan izin untuk acara tersebut, agar tidak terjadi gerakan penolakan dari warga yang mengarah pada tindakan fisik," ujarnya.

Sementara itu, Pengasuh Ponpes Al Ishlahiyah, Kecamatan Singosari, Ahsani Rahman menyebut warga menolak pengajian tersebut.

“Warga menolak karena pernyataan-pernyataan sebelumnya menyakitkan banyak warga,” beber Ahsani.

Baca juga: Banser Surabaya Ngamuk dan Lucuti Seragam Anggota Alumni Ansor, Cak Anam Anggap Seperti Preman

Sugi Nur Raharja alias Gus Nur
Sugi Nur Raharja alias Gus Nur (Istimewa)

Kata Ahsani, motif penolakan dipicu karena ketidaksetujuan dengan isi ceramah Sugi Nur yang menurutnya tidak tepat.

“Penolakan karena pernyataan-pernyataan sebelumnya menyakitkan banyak warga,” beber Ahsani.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved