Berita Depok

Wakil Ketua ICMI Orda Depok Khawatir Saat Ini Kekerasan Terhadap Anak Terjadi di Dunia Pendidikan

Khawatir saat ini kekerasan terhadap anak terjadi di dunia pendidikan. Hal itu disampaikan Wakil Ketua ICMI Orda Depok Aan Mi'dad

Penulis: Dodi Hasanuddin | Editor: Dodi Hasanuddin
Istimewa
Wakil Ketua ICMI Orda Depok Khawatir Saat Ini Kekerasan Terhadap Anak Terjadi di Dunia Pendidikan 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Wakil Ketua ICMI Orda Depok khawatir saat ini kekerasan terhadap anak terjadi di dunia pendidikan.

Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orda Kota Depok melaksanakan webinar tentang Perlindungan Anak pada Sabtu (30/7/2022)

Kegiatan diadakan dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional tersebut mengambil tema ‘Pencegahan Kekerasan terhadap Anak di Dunia Pendidikan.

Baca juga: Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Terhadap Anak yang Ditemukan dalam Kondisi Dirantai di Bekasi

Wakil Ketua ICMI Orda Depok, Aan Mi'dad mengatakan, webinar ini untuk terbentuknya sinergi dari berbagai pihak dalam upaya pencegahan dan penanganan kasus kekerasan terhadap anak di dunia pendidikan.

"Kita semua mengkhawatirkan kondisi yang terjadi hari ini, di mana kita mendengar banyaknya kasus kekerasan terhadap anak di dunia pendidikan yang justru dilakukan oleh sosok yang seharusnya menjaga mereka.

"Kami berharap melalui kegiatan ini kita dapat sama-sama mengambil bagian, bersinergi dengan peran yang dimiliki oleh masing-masing di masyarakat untuk mencari solusi pencegahan dan penanganan atas kasus kekerasan terhadap anak di dunia pendidikan ke depan,"ujar Aan Mi'dad.

Berdasarkan data yang disampaikan Kepala UPTD PPA Kota Depok, Mamik Juniarti, jumlah laporan kekerasan anak di Kota Depok pada 2021 mengalami trend penurunan dibandingkan tahun  2020.

Ia menyebutkan, ada 107 laporan yang masuk ke UPTD PPA Kota Depok. Di mana ada selisih tujuh laporan di 2020 mencapai 124 laporan.

Meski statistik menunjukkan tren penurunan, Mamik berharap masayarakat dapat terus secara aktif melaporkan tindakan kekerasan dengan mengakses layanan yang sudah disediakan oleh pemerintah.

"Di Depok sudah ada Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) yang bisa dihubungi melalui sambungan telepon di 112 atau juga bisa langsung datang ke kami di Perumahan Permata Depok,"ungkap Mamik.

Baca juga: KPAI Catat 17 Kasus Kekerasan Anak di 2021, Ada Siswa Meninggal Dianiaya Guru dan Lumpuh Dikeroyok

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved