Breaking News:

Saat Miss Bantul 2022 Kenakan Batik Tulis Karya 87 Siswa Binaan YPA-MDR

Komunitas pembatik cilik di Kecamatan Pandak, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta menghasilkan 87 batik tulis yang diperagakan Miss Bantul.

Editor: Eko Priyono
istimewa
Istri Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Baparekraf) Nur Asia Uno (tengah) berfoto bersama anggota komunitas pembatik cilik yang diinisiasi Yayasan Pendidikan Astra-Michael D. Ruslim (YPA-MDR) di Kecamatan Pandak, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, Selasa (26/7/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Program komunitas pembatik cilik di Kecamatan Pandak, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta menghasilkan 87 batik tulis.

Program ini diinisiasi PT Astra International Tbk melalui Yayasan Pendidikan Astra-Michael D. Ruslim (YPA-MDR) demi menciptakan pelestarian budaya batik di daerah.

Ketua Pengurus YPA-MDR Herawati Prasetyo menjelaskan program tersebut merupakan lanjutan program serupa--Komunitas Pembatik Cilik--di Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, akhir tahun 2021 lalu.

Menurut Herawati, komunitas ini menaungi 87 siswa-siswi lintas sekolah binaan YPA-MDR.

"Mereka memiliki minat dan bakat membatik untuk berkarya menghasilkan produk batik tulis berkualitas. Semangatnya adalah melestarikan budaya batik khas daerah setempat," ujar Herawati melalui keterangan pers yang diterima, Rabu (27/7/2022).

Sejak tahun 2007, lanjut Herawati, pihaknya telah membina guru-guru dan siswa-siswi di Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul serta Kecamatan Pandak, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, untuk membatik.

Sementara "Komunitas Pembatik Cilik Pandak" dibentuk dalam rangka peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di wilayah prasejahtera.

"Kami berharap siswa tak hanya cerdas secara akademis, tetapi terus mengasah kecakapan hidup serta kepercayaan diri yang kelak menjadi bekal untuk masa depan mereka. Paling utama berdampak positif terhadap kemajuan daerahnya," ujar Herawati.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap karya para siswa, YPA-MDR menggelar acara "Seremoni Ekspor Desa Sejahtera Astra Klaster Kriya 2022", Selasa (26/7/2022) lalu.

Acara berlangsung di Wanawisata Hutan Pinus, Desa Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

Para siswa-siswi binaan memamerkan hasil karya batik tulis yang diperagakan para finalis "Miss Bantul 2022".

"Program pembinaan pilar kecakapan hidup ini menjadi bentuk nyata dukungan kami untuk tercapainya Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas," ucap Herawati yang menyebut yayasan membina 112 sekolah (jenjang SD, SMP dan SMK/SMA) yang tersebar di 13 Kabupaten yaitu Lampung Selatan, Serang, Tangerang, Bogor, Majalengka, Kapuas, Kutai Barat, Barito Utara, Bantul, Gunungkidul, Pacitan, Kupang, dan Rote Ndao.

Trivia
- YPA-MDR berdiri sejak tahun 2009

- Yayasan didirikan sebagai pelaksana kontribusi sosial berkelanjutan bidang pendidikan dengan membina sasaran sekolah-sekolah di daerah prasejahtera atau 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar) di Indonesia

- Visi, misi, dan goal YPA-MDR adalah menjadi lembaga yang mewujudkan "Sekolah Unggul" di daerah prasejahtera

- Selain itu, yayasan diharapkan sanggup mencetak SDM berkualitas sebagai agen perubahan menuju masyarakat sejahtera

- Pola pembinaan di yayasan dilakukan berdasarkan empat pilar yakni akademis, karakter, kecakapan hidup, dan seni budaya

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved