Selasa, 14 April 2026

Bebas Campak 2023, 12 Ribu Anak di Cilandak Bakal Terima Booster MR

Sebanyak 12 ribu anak di Cilandak, Jakarta Selatan bakal menerima imunisasi measles rubella (MR) untuk mencapai target bebas campak pada tahun 2023.

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Junianto Hamonangan
Warta Kota/Andika Panduwinata
Sebanyak 12 ribu anak di Cilandak, Jakarta Selatan bakal menerima imunisasi measles rubella (MR) untuk mencapai target bebas campak pada tahun 2023. 

WARTAKOTALIVE.COM, CILANDAK - Sebanyak 12 ribu anak di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan bakal menerima vaksin booster atau imunisasi untuk mencegah penyakit campak.

Hal tersebut ditargetkan oleh Puskesmas Kecamatan Cilandak agar anak-anak di kawasan tersebut bebas campak pada 2023 mendatang.

"Sasaran yang kami dapatkan ini untuk sasaran anak-anak di 9 bulan sampai 59 bulan itu totalnya 12 ribu," ujar Dokter Puskesmas Kecamatan Cilandak, dr. Yesinta Diandra, dalam keterangan yang diterima pada Rabu (27/7/2022).

Yesinta mengatakan, imunisasi ini digelar dalam rangka Bulan Imunisasi Anak Nasional yang akan dilaksanakan pada Agustus mendatang. Adapun pihaknya telah melakukan berbagai persiapan jelang imunisasi tersebut.

Baca juga: Ikatan Dokter Anak Indonesia Bilang Campak Lebih Berbahaya Ketimbang Covid-19, Ayo Imunisasi!

Nantinya, imunisasi itu akan digelar Puskesmas Kecamatan Cilandak di RPTRA Pola Idaman, Pondok Labu, Cilandak pada Senin (1/8/2022).

"Pencanangannya itu di Pola Idaman, suntikan pertamanya di sana untuk menyambut bulan imunisasi anak nasional," sambungnya.

Imunisasi tersebut, kata dia, akan dilakukan di tiap kelurahan di Cilandak karena setiap anak menjadi targetnya. Pasalnya, target suntik measles rubella (MR) harus dilakukan 100 persen.

Selain itu, suntik MR sama halnya dengan suntik booster orang dewasa yang terdampak virus corona atau Covid-19.

Baca juga: Dokter Anak Terbaik di Depok dr Farabi El Fouz Peringatkan Ancaman Wabah Baru, Beresiko Wabah Campak

"Kalau di kita yang dewasa vaksin Covid, anak-anak boosternya MR, measles rubella atau orang tahunya campak atau demam dengan ruam," kata dia.

Adapun pelaksanaan suntik MR paling banyak akan dilakukan di Posyandu karena anak-anak tersebut belum sekolah. Namun, pelaksanaan suntik booster MR juga dapat dilakukan di TK dan PAUD yang ada di kawasan Cilandak.

"Ini penting dilaksanakan karena di tahun 2023 diharapkan tidak ada lagi kasus campak dan rubella, diharapkan anak-anak bebas dari demam dengan ruam itu," tutur Yesinta.

"Sehingga anak-anak yang sudah lengkap pun vaksinnya inunisasinya tetap diharapkan tuk booster sehingga 100 persen anak di usian 9-59 bulan tuk mendapatkan booster MR," lanjut dia. (M31)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved