Penistaan Agama

12 Jam Jalani Pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Roy Suryo Keluar Pakai Kursi Roda

Roy Suryo keluar menggunakan kursi roda dari ruang penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya setelah selesai menjalani pemeriksaan.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Junianto Hamonangan
Warta Kota/Miftahul Munir
Pakar telematika Roy Suryo selesai menjalani pemeriksaan di ruang penyidik Subdit Siber Direktorat Reserse Krimimal Khusus Polda Metro Jaya pada Jumat (22/7/2022) pukul 22.00 WIB memakai kursi roda. 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI - Pakar telematika Roy Suryo selesai menjalani pemeriksaan di ruang penyidik Subdit Siber Direktorat Reserse Krimimal Khusus Polda Metro Jaya pada Jumat (22/7/2022) pukul 22.00 WIB.

Setelah menjalani pemeriksaan hampir 12 jam, Roy akhirnya keluar menggunakan kursi roda dari ruang penyidik.

Mantan Menpora itu mengenakan batik lengan panjang dan kursi rodanya didorong oleh tim kuasa hukum menuju parkiran mobil.

Saat menuruni anak tangga gedung penyidik Polda Metro Jaya, tim kuasa hukumnya sampai memapah menuju mobilnya yang sudah siap jalan mengantar politisi Demokrat tersebut.

Baca juga: Ini Kasus yang Menjerat Roy Suryo Jadi Tersangka Penistaan Agama

Wajahnya terlihat lelah dan tak seperti diagenda pemeriksaan beberapa waktu lalu, Roy masih bisa berkomentar ke awak media.

Namun hari ini, usai diajukan pertanyaan kasus penistaan agam stupa Candi Borobudur wajah Presiden RI, tak ada sepatah katapun yang keluar dari Roy.

Penasihat Hukum, Roy Pitra Romadoni meminta kepada awak media untuk memahami keadaan kliennya yang lelah usai diperiksa penyidik sebagai tersangka.

"Maaf ya, biar Pak Roy istirahat dulu (lelah diperiksa), mohon doannya," katanya.

Sebelumnya, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya sudah memeriksa 13 saksi ahli sebelum menetapkan mantan Menpora Roy Suryo sebagai tersangka.

Baca juga: Roy Suryo Miliki Kontroversi Mulai Tidak Hafal Lagu Indonesia Raya Hingga Bertengkar dengan Rizieq

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan, 13 saksi ahli yang diperiksa adalah tiga dari ahli bahasa, tiga saksi ahli agama, ahli media sosial satu orang.

"Kemudian, saksi ahli sosiologi hukum dua orang, ahli pidana dua orang dan ahli ITE," katanya Jumat (22/7/2022). 

Selain saksi ahli, pihak kepolisian juga memeriksa saksi-saksi lain sebanyak delapan orang. Sehingga, setelah memeriksa semua saksi dan ahli, maka penyidik Polda Metro Jaya menaikkan status Roy Suryo sebagai tersangka.

"Terkait apakah Roy Ditahan atau tidak, saya belum bisa sampaikan karena masih menjalani pemeriksaan," tegasnya.(m26)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved