Berita Video
VIDEO: Kisah Bakkar Wibowo yang Hobi Nonton Konser dan Berkarir Jadi Promotor
Bakkar Wibowo juga founder Balkonjazz Festival di kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.
Penulis: Irwan Wahyu Kintoko | Editor: Ahmad Sabran
WARTAKOTALIVE.COM, YOGYAKARTA - Hobi Bakkar Wibowo nonton beragam konser musik musisi dunia membawanya terjun ke industri pertunjukkan dan panggung musik Indonesia.
Bakkar Wibowo yang semasa kecil sudah mendengar lagu keroncong yang dimainkan ayahnya itu juga memberinya inspirasi ketika dewasa.
Bakkar Wibowo kini dikenal sebagai promotor kondang Indonesia.
Ia adalah co-founder Prambanan Jazz Festival yang mulai muncul di industri musik Indonesia tahun 2015 dan JogjaROCKarta sampai MocoSik Festival.
Bakkar Wibowo juga founder Balkonjazz Festival di kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.
Dari kakaknya, Bakkar Wibowo juga sering mendengar banyak lagu jazz.
Baca juga: Pesta di Gasblock PGN Balkondes Karangrejo Berakhir, Bakkar Wibowo: Keterlibatan Warga adalah Kunci
Baca juga: Balkonjazz Festival 2022 Berikan Dampak Positif, Bakkar Wibowo: Festival Sejatinya Melibatkan Warga
"Saya mulai mendengar musik keroncong dan musik lawas yang sering dimainkan bapak saya, sampai musik jazz yang didengar kakak saya, sejak saya masih kecil," kata Bakkar Wibowo, kemarin.
Jauh sebelum mendengar musik rock, Bakkar Wibowo justru sering mendengarkan musik jazz.
Sebelum dikenal sebagai promotor musik, Bakkar Wibowo senang 'nongkrong' di kawasan Ngejaman, Yogyakarta, hingga sering mendengar musik rock.
Ngejaman di era tahun 1990-an dikenal sebagai kawasan 'kaki lima' yang sering menjual kaset.
Hampir semua musisi Yogyakarta sering berburu kaset di kawasan yang tidak jauh dari kawasan Malioboro tersebut.
"Ngejaman itu sumber kekayaan musik ada disana. Orang dulu itu tahu musik benar-benar ngelothok. Kalau sekarang ya hanya mendengarkan saja," kata Bakkar Wibowo.
Baca juga: Geliat Balkonjazz Festival Libatkan Masyarakat Borobudur, Bakkar Wibowo: Angkat Ekonomi Warga Lokal
Baca juga: Keindahan Alam dan Konser Musik di Balkonjazz Festival, Bakkar Wibowo: Wisata Musik Jangan Diabaikan
"Saya dapat satu set yang berisi 18 series album Depp Purple ya disana, sampai rebutan sama Sofyan Hadi yang sekarang jadi gitarisnya Death Vomit," ujar Bakkar Wibowo.
"Saya dengar musik rock karena sering ke Ngejaman itu," lanjutnya.
Dari sering mendengarkan musik rock dan genre musik lainnya, Bakkar Wibowo kemudian memutuskan terjun ke industri desain grafis di sebuah perusahaan penerbitan di Jakarta.