Kecelakaan Cibubur

Ini Keluarga Korban Kecelakaan Truk Pertamina yang Dapat Santunan Jasa Raharja Sebesar Rp 50 Juta

PT Jasa Raharja memberikan santunan kepada keluarga korban kecelakaan truk Pertamina di Cibubur, untuk mengurangi beban keluarga.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Valentino Verry
Istimewa
ILUSTRASI Uang - PT Jasa Raharja memberikan santunan kepada keluarga korban kecelakaan truk Pertamina di Cibubur sebesar Rp 50 juta bagi yang meninggal dunia, dan Rp 20 juta bagi yang luka-luka. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - PT Jasa Raharja Kota Bekasi memberikan santunan kepada keluarga korban kecelakaan truk Pertamina di Jalan Alternatif Cibubur, Selasa (19/7/2022).

Penyerahan santunan secara simbolis dilakukan dengan mengunjungi langsung keluarga korban di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Jasa Raharja datang untuk mendampingi tim forensik untuk segera indentifikasi jenazah korban kecelakaan.

Rachmat, Penanggung Jawab Bidang Kesamsatan Jasa Raharja Bekasi menjelaskan, para korban kecelakaan seperti yang terjadi kemarin, dijamin oleh Jasa Raharja.

"Dan kami harus segera memberikan hak nya, hak untuk santunannya," tegasnya.

Menurutnya, Jasa Raharja memebrikan santunan melalui program tiga T yaitu tepat sasaran, terupdate dan tercepat.

Sehingga, para korban ini menerima uang santunan dari Jasa Raharja tanpa dipersulit dan langsung ke anggota keluarga. 

Baca juga: Sosok Ruslan Korban Tewas Kecelakaan di Cibubur Dikenal Sebagai Tulang Punggung Keluarga

"Per jiwa Rp 50 juta untuk korban yang meninggal dunia itu berupa santunan. Sementara kan informasinya kan ada lima korban luka-luka," tutur Rachmat.

Sedangkan untuk korban luka yang dirawat di rumah sakit akan mendapatkan uang ganti rugi sebesar Rp 20 juta..

Namun, jika tindakan di rumah sakit membutuhkan biaya banyak, maka pihaknya akan lebih besar memberikan uang pengganti rawat inap.

"Korban yang belum teridentifikasi kan kami infonya dari RS juga kan menunggu prosedur lainnya posmortem atau antemortem," terangnya.

Direktur Operasional Jasa Raharja Dewi Aryani Suzana saat ditemui di Komplek TNI AL Blok C 18 No. 1, Desa Sukamanah, Jonggol, Kabupaten Bogor, Selasa (19/7/2022).
Direktur Operasional Jasa Raharja Dewi Aryani Suzana saat ditemui di Komplek TNI AL Blok C 18 No. 1, Desa Sukamanah, Jonggol, Kabupaten Bogor, Selasa (19/7/2022). (Warta Kota/Yolanda Putri Dewanti)

Jika dalam insiden kecelakaan ini yang meninggal anak atau belum menikah, maka akan diberikan ke orangtua.

Sedangkan jika orangtua yang meninggal, maka diberikan kepada ahli waris yang sah seperti anaknya.

"Untuk sampai saat ini kita baru lima kan ya, TNI dua yang di wilayah blBogor itu kita usahakan sesegera mungkin kami mengkhawatirkan ada kebutuhan lain dari pihak keluarga kan terkait prosesi pemakanam atau apapun itu," katanya.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved