Dukung Resepsi Pernikahan di Setu Babakan, YKSB: Bagus untuk Branding Budaya Betawi

Acara resepsi pernikahan anak anggota DPRD DKI Jakarta Purwanto yang akan digelar di kawasan Setu Babakan didukung Yayasan Keluarga Seniman Betawi.

Istimewa
persiapan panggung resepsi pernikahan anak anggota DPRD DKI Jakarta yang akan digelar di Setu Babakan, Jakarta Selatan. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Acara resepsi pernikahan anak anggota DPRD DKI Jakarta Purwanto yang akan dilakukan di kawasan Setu Babakan, Jakarta Selatan didukung Yayasan Keluarga Seniman Betawi (YKSB).

Ketua YKSB Nurhasan mengatakan acara resepsi pernikahan dari anak Anggota DPRD DKI Jakarta di kawasan Setu Babakan juga memperkenalkan budaya Betawi pada khalayak luas.

“Bagi kami jelas hal ini menguntungkan karena budaya kami dilestarikan lewat acara pernikahan,” ucap Nurhasan, Kamis (14/7/2022).

Nurhasan menegaskan pihaknya mendukung penuh acara resepsi pernikahan itu mengingat kegiatan tersebut menggunakan nuansa adat Betawi secara penuh.

Baca juga: Purwanto Klaim Informasi Pernikahan Anaknya di Setu Babakan Bermanfaat Bagi Warga, Ini Alasannya

"Arak-arakan pengantin, palang pintu, ijab qobul sampai dengan hiburan yang ditampilkan semua menggunakan adat betawi. Bahkan kuliner yang dihidangkan juga bernuansa Betawi," katanya.

Selain itu Nurhasan juga menampik kabar yang menyebut adanya penutupan Jalan Setu Babakan. Justru sebenarnya imbauan agar masyarakat yang melintas tidak terjebak kepadatan.

Pasalnya berdasarkan informasi, acara resepsi pernikahan yang akan dilakukan pada Sabtu (16/7/2022) diperkirakan bakal dihadiri tamu undangan yang mencapai ribuan orang.

Baca juga: Purwanto Bantah Tutup Jalan Buat Hajatan Anak di Setu Babakan

"Dan kenapa Setu Babakan yang jadi lokasinya, semata-mata untuk memperkenalkan budaya Betawi pada khalayak luas. Apalagi tamu yang diundang cukup banyak," katanya.

Nurhasan pun berharap kegiatan tersebut bisa menjadi edukasi penting bagi masyarakat Jakarta apabila ingin menggelar pesta pernikahan dengan nuansa Betawi di Setu Babakan.

Apalagi Setu Babakan adalah warisan para leluhur dulu yang hingga saat ini jadi ikon budaya. Oleh karena itu, siapa saja boleh menggunakan asalkan tetap menjaga nilai-nilai yang sudah diwariskan.

"Jadi kalau ada orang yang tidak suka dengan kegiatan tersebut atau merasa terganggu sangat bertentangan sekali dengan budaya betawi,” ujar Nurhasan.

Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved