Buntut Maraknya Kasus Pelecehan Seksual, BKOW DKI Jakarta Dukung Angkot Khusus Perempuan
BKOW DKI Jakarta mendukung adanya angkutan umum khusus perempuan mengingat kasus pelecehan seksual pada transportasi umum di Jakarta yang meningkat.
Penulis: Indri Fahra Febrina | Editor: Junianto Hamonangan
WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Kasus pelecehan seksual pada transportasi umum di wilayah Jakarta meningkat dalam dua tahun terakhir.
Terdapat 15 kasus pelecehan seksual yang terjadi pada rentang Januari- Juli 2022 dimana empat kasus di antaranya tersebut melibatkan perempuan sebagai korban.
Padahal di 2021, hanya ada tujuh kasus pelecehan seksual yang terjadi di transportasi publik.
Sebagai organisasi perempuan, Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) DKI Jakarta sangat prihatin atas kejadian asusila tersebut.
"Makanya kami berharap peran serta dari orangtua, sekolah, pemerintahan untuk terus mengedukasi anak-anak. Kemudian, agar lebih waspada dalam menghadapi itu semua (pelecehan seksual)," kata Ketua BKOW DKI Jakarta, Ellisa Sumarlin di Balaikota DKI Jakarta, Jakarta Pusat pada Rabu (14/7/2022).
Baca juga: Terjun Langsung Sosialisasi, Wagub DKI Jakarta Minta Sopir Angkot Ikut Cegah Pelecehan Seksual
Lebih lanjut, BKOW DKI Jakarta sangat mendukung rencana angkutan umum khusus perempuan. Terlebih, istri Wagub DKI Jakarta Riza Patria ini pernah merasakan langsung berdesak-desakan di angkutan umum.
"Ya saya turut mendukung ya kalau bisa itu benar-benar dilaksanakan," tukasnya.
Diberitakan sebelumnya, seorang perempuan berinisial AF diduga menjadi korban pelecehan seksual di dalam angkot saat melintas dari arah Stasiun Tebet menuju Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (4/7/2022) pagi.
Dalam keterangan yang diterima akun Instgaram @Merekamjakarta, AF mengaku bagian dadanya diraba pelaku.
AF saat itu duduk di sebelah terduga pelaku. Saat dugaan pelecehan terjadi, angkutan umum dalam kondisi penuh. (M35)