Kawasan Dukuh Atas

Untuk Meminimalisir Kejahatan, Polisi Bakal Usir Remaja Nongkrong di Dukuh Atas di Atas Jam 10 Malam

Kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat, menjadi tempat yang perlu untuk diperhatikan, karena keramaian dan kriminalitas yang pernah terjadi.

Penulis: Alfian Firmansyah | Editor: Sigit Nugroho
WartaKota/Alfian Firmansyah
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin akan mengusir remaja yang nongkrong di kawasan Dukuh Atas lebih dari pukul 22.00 WIB. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat, menjadi tempat yang perlu untuk diperhatikan lebih khusus, karena keramaian dan kriminalitas yang pernah terjadi di area tersebut. 

Untuk meminimalisir tindak kejahatan di kawasan itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin akan mengusir remaja yang nongkrong di kawasan Dukuh Atas lebih dari pukul 22.00 WIB.

"Iya, kami pasti usir. Kami imbau untuk pulang ke rumah masing-masing," kata Komarudin kepada wartawan, Rabu (13/7/2022).

Komarudin mengimbau masyarakat untuk tidak nongkrong melebihi jam malam.

Baca juga: Jeje Citayam Fashion Week cs  Kerap Kumpul Hingga Malam di Dukuh Atas, Petugas Lakukan Penertiban

Baca juga: Indah Remaja Citayam Mampu Ubah Hidup Keluarga Setelah Nongkrong di Kawasan Dukuh Atas

Baca juga: VIDEO: Indah Remaja Sering Kongkow Sambil Ngamen di Kawasan Dukuh Atas Jakpus

"Kalau disanski sih kayaknya tidak. Jadi, kami imbauan saja, karena ada batasan-batasan, aktivitas masyarakat sekitar," ujar Komarudin.

"Ada beberapa tempat yang tidak boleh menjadi tempat berkerumun, seperti Bundaran HI. Kami imbau untuk tidak lama-lama di sana untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan," terang Komarudin. 

BERITA VIDEO: Jeje Citayam Fashion Week cs Kerap Kumpul Hingga Malam di Dukuh Atas, Petugas Lakukan Penertiban

Komarudin menyebutkan, pihaknya akan melakukan edukasi kepada orang tua untuk lebih memperhatikan anaknya.

Menurut Komarudin, peran orangtua dalam hal ini sangat penting untuk pengawasan.

"Kami akan melakukan hal yang paling utama adalah edukasi. Untuk kepada orangtua, soalnya kami lihat cukup banyak anak-anak di bawah umur," ucap Komarudin.

"Kami harapkan pembelajaran terhadap orangtua ikut lakukan pengawasan terhadap anaknya, sehingga remaja tersebut tidak larut dengan aktivitas luar," terang Komarudin. 

"Menjadi titik keramaian baru, lebih lagi dengan pembangunan di beberapa titik, membuat akhirnya warga datang ke Ibu Kota. Ini menjadi perhatian kami. Menjadikan antisipasi kami, dikhawatirkan menjadi potensi kerawanan baru dari warga sekitar atau masyarakat yang datang dari luar Jakarta, semua kami akan amankan," papar Komarudin.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved