Musik
Dik Doank Ceritakan Hidup dan Karya Usai Mundur dari Industri Entertainment di Program Bahasa Cinta
Dik Doank mengawali karier di dunia industri hiburan sebagai designer grafis dan banyak artis papan atas Indonesia kala itu dibuatkan sampul album.
Penulis: Irwan Wahyu Kintoko | Editor: Irwan Wahyu Kintoko
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Raden Rizki Mulyawan Kertanegara Hayang Denda Kusuma yang dikenal sebagai Dik Doank mengundurkan diri dari industri hiburan medio 2006.
Selama berkarier, Dik Doank menorehkan sederet prestasi dan acara bergengsi di televisi.
Namun semua hal yang telah membawa DIk Doank ke puncak popularitas tidak membuatnya haus untuk terus berada di puncak karier.
Ada panggilan yang lebih besar daripada dunia.
Dik Doank mengawali karier di dunia industri hiburan sebagai designer grafis dan sudah banyak artis papan atas Indonesia kala itu dibuatkan sampul album.
Ada mendiang Nike Ardilla dan Chrisye, AB Three hingga Koes Ploes.
Baca juga: Dik Doank Berduka, Kehilangan Almarhum Beben Jazz yang Dikenal Sebagai Pribadi yang Baik dan Lembut
Baca juga: Musisi Beben Jazz Meninggal Dunia, Ina Kamarie dan Dik Doank hingga Industri Musik Indonesia Berduka
Setelah berkutat dengan design grafis, Dik Doank mulai merambah ke dunia musik dan menghasilkan beberapa album sejak 1993.
Namun itu saja tidak cukup. Kepiawaian Dik Doank dalam membawakan program olahraga, khususnya sepakbola, semakin menancapkan namanya sebagai presentar papan atas Indonesia.
Panggilan hati membawa Dik Dioank untuk mundur dari dunia hiburan yang puluhan tahun sudah membesarkan namanya.
Menjadi aktivis sosial dan pendidikan adalah tujuan hidupnya saat itu dan hingga kini.
Di tahun 2004, Dik Doank mendirikan sekolah bagi anak-anak kurang mampu, yang sulit untuk mendapatkan pendidikan yang layak, dengan nama Kandank Jurank Doank.
Sekolah bertema alam ini didirikan di tempat tinggalnya, di kawasan Jurangmangu, Ciputat, Tangerang Selatan.
Baca juga: Berkaca dari Negara Maju, Artis Dik Doank Ingin Benyamin-Pilar Perbaiki Tempat Ini Setelah Dilantik
Baca juga: Bertemu Terakhir dengan Almarhum Beben Jazz Saat Lebaran Lalu, Dik Doank: Dia Ingin Menjumpai Allah
Melihat bagaimana dedikasi Dik Doank terhadap dunia pendidikan, tim Bahasa Cinta berkesempatan berkunjung dan melakukan wawancara, serta meliput bagaimana keseharian Dik Doank di Rummah Go'A.
Rummah Go'A adalah kediaman Dik Doank yang juga disulap menjadi kafe ini sempat viral, karena terkenal dengan keunikan dan cerita dibalik proses pembuatanya.
Bersama Maya Uniputty, pembawa acara Bahasa Cinta, Dik Doank menceritakan kehidupanya sekarang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/dik-doank-df.jpg)