Kamis, 21 Mei 2026

Perang Rusia Ukraina

HASIL Pertemuan Presiden Jokowi-Presiden Putin Terkait Perang Ukraina dan Ekspor Gandum

Hasil pertemuan Presiden Jokowi-Presiden Rusia Vladimir Putin bahas peluang damai dan ekspor gandung dari Ukraina melalui sejumlah negara

Tayang:
Penulis: Suprapto | Editor: Suprapto
tass.ru
Hasil pertemuan Presiden Jokowi-Presiden Rusia Vladimir Putin bahas peluang damai dan ekspor gandung dari Ukraina melalui sejumlah negara seperti Polandia, Rumania, dan Belarusia. Jokowi-Putin bertemu di Moskow, Kamis (30/6/2022) siang waktu Rusia. 

* Pertemuan Presiden Jokowi-Presiden Vladimir Putin

* Vladimir Putin jamin keamanan ekspor gandung Ukraina

* Presiden Rusia Putin tunjukkan data ekspor gandung Ukraina

WARTAKOTALIVE.COM, MOSKOW--- Presiden RI Joko Widodo dan Presiden Rusia Vladimir Putin membahas solusi ekspor gandum dari Ukraina dan jaminan keamanan.

Jokowi dan Putin membahas masalah ekspor kebutuhan pokok tersebut dalam sebuah pertamuan di Moskow, Rusia, Kamis (30/6/2022) siang waktu setempat atau Kamis malam WIB. 

Dalam pertemuan tersebut, Jokowi yang tengah mengupayakan damai antara Rusia dan Ukraina menyampaikan problem Ukraina yang tidak bisa mengekspor gandung untuk kebutuhan pasar internasional.  

Menanggapi pernyataan Presiden Jokowi, Presiden Rusia Vladimir Putin menunjuk kemungkinan rute alternatif untuk ekspor gandum Ukraina.

Rute alternatif ekspor gandung Ukraina antara lain bisa  melalui Rumania, Polandia, Belarus, Danube, dan pelabuhan Laut Azov.

"Kami tidak mencegah ekspor biji-bijian Ukraina, pihak berwenang Ukraina telah menambang di dekat pelabuhan mereka," ujar Vladimir Putin.

Baca juga: Ini Yang Dikatakan Presiden Rusia Vladimir Putin saat Bertemu Jokowi di Kremlin

Tak Ada Larangan Ekspor

Tidak ada yang mencegah mereka menjinakkan ranjau dan mengambil biji-bijian dari sana.

"Kami menjamin keamanan," kata Presiden Rusia Vladimir Putin  Kamis dalam pertemuan di Kremlin dengan Presiden RI Joko Widodo.

Namun, ada kemungkinan lain untuk ekspor, misalnya melalui Rumania, Danube dan pergerakan selanjutnya di sepanjang Laut Hitam, melalui Polandia, Belarusia, melalui pelabuhan Laut Azov.

Putin mencatat bahwa dalam masalah ini, Moskow terus-menerus melakukan kontak kerja dengan organisasi PBB yang relevan, yang "bersusah payah untuk menyelesaikan masalah ini dengan perwakilan UE dan Amerika Serikat."

Ekspor gandum Ukraina adalah 0,5 persen dari semua makanan yang diproduksi di dunia, katanya.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved