Berita Video
VIDEO : Ada 206 Juta Pemilih Terdaftar pada Pilpres 2024
Dirjen Dukcapil Prof Zudan Arif Fakrulloh angkat bicara mengenai jumlah pemilih pada Pemilihan Umum (Pemilu) serentah 2024
WARTA KOTA, JAKARTA - Dirjen Dukcapil Prof Zudan Arif Fakrulloh angkat bicara mengenai jumlah pemilih pada Pemilihan Umum (Pemilu) serentah 2024. Hal itu diungkapkan setelah proses penandatanganan perjanjian kerja sama antara Dirjen Dukcapil dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.
Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor KPU RI, Jakarta pada Rabu (29/6/2022). Turut hadir juga Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari beserta jajaranya.
"Potensi jumlah pemilih ada 206 juta lebih pada Pilpres 2024," ujar Zudan.
Baca juga: VIDEO : Khilafatul Muslimin Karawang Ikrar Setia NKRI dan Akui Ideologi Pancasila
Menurutnya masih banyak yang harus dicermati dalam jumlah pemilih nanti. Mulai data pemilih dari Lapas, Rumah Sakit, pegawai Kejaksaan dan lainnya yang banyak bekerja di waktu pencoblosan.
Baca juga: Komisi VIII DPR Siap Dukung Tugas Multilayanan 31 Sentra Kemensos
"Masyarakat kita sangat dinamis. Kita dukung penuh untuk proses data pemilih ini," ucapnya.
Baca juga: Presiden Jokowi & Ibu Iriana Melihat Kondisi Gedung di Kota Irpin Ukraina yang Hancur Akibat Perang
Zudan mengklaim jajarannya akan menyusun daftar pemilih sementara dan pemilih tetap secara akurat. Bakal terjadi angka pertumbuhan yang menarik pada dua tahun mendatang menjelang Pemilu serentak.
Baca juga: Ketua Dokter Indonesia Bersatu: Pelabelan BPA pada Galon oleh BPOM Tak Tepat Waktu dan Diskriminatif
"Mudah-mudahan datanya berkualitas, ini bisa memperkuat sistem demokrasi kita," kata Zudan.
Baca juga: Ditanya Soal Capres PDIP, Bambang Pacul Ungkit Pengalaman Megawati Keluar Masuk Istana
Dia mengungkapkan bahwa jumlah pemilih pada Pilpres akan berbeda dengan Pilkada mendatang. Sebab bertambah dari segi faktor milenial yang nantinya akan berumur 17 tahun mempunyai hak untuk memilih.
"Kalau Pilkada serentak diprediksi ada 210 juta pemilih," ungkapnya. (dik)