Yulizar Bersyukur Program JKN-KIS Mengatasi Biaya Pengobatan Bypass Jantung Ibunda

Asnidar (74) merasakan manfaat Program JKN-KIS untuk mengatasi biaya pengobatan ibundanya untuk tindakan bypass jantung.

https://www.jamkesnews.com/
Yulizar (53) warga Pabuaran Cibinong mempersiapkan perlindungan Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dalam mengatasi biaya pengobatan bypass jantung untuk ibunya. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG - Menyadari ibu yang sendiri menjalani sisa hidup di usia senja membuat Yulizar (53) warga Pabuaran Cibinong mempersiapkan perlindungan Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) untuk ibunya dalam mengatasi biaya pengobatan.

Ia mau pun ibunya rutin menggunakan layanan dan memiliki beberapa riwayat penyakit salah satunya penyakit jantung yang membuat ia memberikan perhatian lebih untuk memastikan kepesertaan JKN-KIS aktif.

Berawal dari kondisi yang menurun, ibunya yang bernama Asnidar (74) dibawa berobat ke Puskesmas Cirimekar. Yulizar mengatakan, kondisi ini sudah berlangsung selama 10 tahun terakhir dengan kondisi ibunya yang lemas.

Dokter menyarankan untuk tidak dilakukan tindakan pemasangan ring jantung melainkan dengan tindakan bypass mengingat usia lanjut ibunya yang dapat berisiko tinggi jika tindakan pemasangan ring jantung dilakukan.

“Saya pun termasuk usia yang tidak muda lagi apa lagi ibu saya semakin tua semakin banyak penyakit dan keluhan yang dirasa. Selain itu ada vertigo juga yang kerap kambuh, pernah dirawat inap selama 3 hari di RSUD Cibinong, tidak ada biaya yang ditagihkan ke pasien Alhamdulillah karena ibu saya peserta sejak Program JKN-KIS ini hadir,” ungkap Yulizar, beberapa waktu lalu.

Yulizar mengatakan, setiap bulan dirinya secara rutin membayar iuran JKN KIS ibundanya karena menurutnya hal ini sangat penting. “Apa agi ibu saya sudah tua penyakit bisa kapan saja datang,” ujarnya.

Melihat kondisi ibunya, Yulizar menceritakan hasil pemeriksaan ibunya mengharuskan mendapat tindakan bypass dan mendapatkan rujukan di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita.

Pengalaman yang didapat ketika mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik sangat disyukuri ia dan keluarga. Walau pun harus menunggu karena beberapa pengecekan lebih lanjut, ia memahami bukan hanya ibunya saja yang membutuhkan pelayanan tersebut.

“Bukan biaya yang sedikit pasti apalagi sampai tindakan jantung tapi emang ibu saya dari awal berobat memilih dan mengikuti prosedur dengan jaminan kesehatan untuk mengatasi biaya pengobatan. Alhamdulillah tagihan yang seharusnya sudah berjuta-juta tidak ada yang dikeluarkan dari kantong pasien ataupun keluarga, semuanya dijamin berkat Program JKN-KIS. Terima kasih pemerintah telah hadir di tengah masyarakat sebagai solusi biaya kesehatan melalui Program JKN-KIS,” pungkas Yulizar

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved