Rabu, 6 Mei 2026

Pemkab Bogor

Hemat BBM dan Energi, Bupati Bogor Rudy Susmanto Berlakukan WFH ASN Tiap Jumat ​

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, resmi menetapkan kebijakan WFH setiap hari Jumat bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bogor.

Tayang:
Diskominfo Kabupaten Bogor
Bupati Bogor Rudy Susmanto (ketiga dari kanan) mengeluarkan kebijakan Work from Home (WFH) sejak 1 April 2026 untuk mengatasi kenaikan harga bahan bakar minyak akibat perang di Timur Tengah. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG – Menanggapi eskalasi krisis energi global, Pemerintah Kabupaten Bogor mengambil langkah berani. 

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, resmi menetapkan kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bogor.

​Kebijakan yang tertuang dalam Surat Edaran Nomor 000.8.3/578-ORG ini bertujuan utama untuk menekan konsumsi energi, termasuk penggunaan bahan bakar minyak (BBM), sekaligus menjaga produktivitas di tengah tantangan ekonomi dunia.

“Kami ingin memastikan kinerja ASN tetap optimal, namun juga mampu berkontribusi dalam penghematan energi secara nyata,” ujar Rudy Susmanto di Cibinong, Rabu (1/4/2026).

​WFH Jumat dan aturan transportasi

​Kebijakan ini akan mulai efektif diterapkan pada 1 April 2026. ASN akan bekerja dari rumah untuk mengurangi mobilitas kendaraan dan penggunaan listrik kantor setiap hari Jumat.

Sementara paa Senin, Selasa, dan Kamis, ASN dianjurkan menggunakan kendaraan dinas secara bersama (carpooling).

Tak hanya itu, ASN juga dilarang menggunakan mobil pribadi atau dinas setiap hari Rabu. 

Pilihan transportasi dialihkan ke transportasi publik, motor, sepeda, atau jalan kaki.

Kebijakan lainya adalah pengaturan suhu AC minimal 24 derajat celcius, optimalisasi cahaya matahari, dan penghematan penggunaan air serta ATK di perkantoran Kabupaten Bogor.

​Layanan publik tetap siaga

​Bupati Rudy Susmanto menegaskan bahwa fleksibilitas kerja ini tidak akan mengganggu pelayanan masyarakat.

Sektor-sektor esensial tetap beroperasi secara Work From Office (WFO) 100 persen, meliputi Rumah Sakit (Kesehatan), Transportasi, Keamanan dan Penanggulangan Bencana.

​"WFH bukan berarti menurunkan disiplin. ASN justru dituntut lebih profesional dan tetap responsif. Mereka wajib melakukan absensi melalui aplikasi SiCantik dan harus siap ke kantor jika ada tugas mendesak," tegas Rudy.

​Apresiasi stabilitas nasional

Di sisi lain, Rudy Susmanto juga mengapresiasi langkah Presiden RI, Prabowo Subianto, yang berhasil menjaga stabilitas harga BBM dan ketersediaan pangan di Indonesia. 

Di saat banyak negara mengalami lonjakan harga energi hingga 100 persen, pasokan BBM di Indonesia terpantau aman dan harga kebutuhan pokok di pasar tradisional Kabupaten Bogor tetap terkendali.

"Kunci ketahanan kita adalah persatuan. Mari kita bangun budaya hemat energi mulai dari hal sederhana di lingkungan ASN untuk keberlanjutan lingkungan kita," tandas Rudy.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved