Ini Perbedaan Karakteristik dan Daftar Harga Listrik Prabayar dengan Pascabayar, Pilih Mana?
PLN membagi dua jenis layanan listrik yaitu listrik prabayar dan listrik pascabayar. Berikut karakteristik listrik prabayar dan listrik pascabayar.
WARTAKOTALIVE.COM - Sebagai penyedia jasa listrik di Indonesia, PLN membagi dua jenis layanan listrik yaitu listrik prabayar dan listrik pascabayar. Apapun jenisnya, fungsinya masih sama untuk memenuhi kebutuhan listrik rumah Anda.
Sepintas, layanan tersebut terlihat sama tetapi akan terlihat perbedaannya dikala pembayaran tagihan listrik.
Listrik prabayar dibayar sebelum pemakaian, listrik pascabayar dibayar setelah penggunaan. Bukalapak mengakomodir pembayaran serta cek tagihan listrik prabayar dan pascabayar dalam satu wadah.
Selanjutnya, Anda perlu mempelajari karakteristik dari listrik prabayar maupun pascabayar. Dengan mempelajari karakteristik listrik prabayar dan listrik pascabayar, Anda makin paham jenis listrik yang sesuai untuk kebutuhan rumah Anda.
Karakteristik listrik prabayar
Listrik prabayar dianggap dapat menghemat biaya karena pembayarannya memakai pulsa. Sistem pembayaran ini menyesuaikan dengan kapasitas pengguna. Tentu makin mahal, kapasitas listrik makin besar.
Karakteristik dari listrik prabayar adalah Anda dapat mengendalikan penggunaan listrik. Karena dapat dikendalikan, kebutuhan listrik dapat menyesuaikan kondisi keuangan Anda. Hebatnya lagi, Anda tidak dikenakan denda keterlambatan pembayaran listrik.
Token listrik prabayar tidak dapat diisi pada jam 23.00 - 02.00 WIB. Meteran listrik pun rawan rusak karena sering disentuh manusia. Seperti penggunaan pulsa smartphone, Anda perlu mengatur pulsa listrik agar tidak mendadak padam.
Sering mendengar istilah token listrik? Istilah ini Anda dapatkan ketika memakai listrik prabayar. Anda akan mendapatkan nomor token yang dimasukan ke meteran listrik. Pulsa listrik akan bertambah apabila proses transaksi berhasil.
Nominal token listrik prabayar
Nominal pembayarannya seperti membeli pulsa pada umumnya. Sebagai contoh, Anda membeli voucher pulsa senilai Rp 100.000 maka listrik yang didapatkan sebesar itu.
Berdasarkan data resmi dari PLN, berikut daftar nominal token listrik prabayar
- Rp 20.000.
- Rp 50.000.
- Rp 100.000.
- Rp 250.000.
- Rp 500.000.
- Rp 1.000.000.
Harga token listrik prabayar
Selain tahu nominal token listrik prabayar, Anda perlu tahu berapa tarif token listrik prabayar saat ini. Harga token listrik ditentukan dari daya listrik yang Anda gunakan.
Sebagai ketetapan, harga token daya listrik 900VA berbeda dengan daya listrik 1300VA.
Tarif dasar listrik prabayar 900 VA
Tarif dasar listrik prabayar 900 VA sebesar Rp 1.352 per KWh. Apabila dikonversi dalam token listrik, Berikut tarif listrik yang harus Anda bayarkan.
- Token Pulsa listrik 20 ribu dapat 14,79 kWh.
- Token Pulsa listrik 50 ribu dapat 36,98 kWh.
- Token Pulsa listrik 100 ribu dapat 73,96 kWh.
- Token Pulsa listrik 200 ribu dapat 147,93 kWh.
- Token Pulsa listrik 500 ribu dapat 369,82 kWh.
- Token Pulsa listrik 1 juta dapat 739,64 kWh.
Tarif dasar listrik prabayar 1300 VA
Tarif dasar listrik prabayar 1300 VA sebesar Rp 1.467,28 per KWh. Apabila menggunakan daya listrik prabayar 1300VA, berikut harga dan kapasitas KWh yang Anda dapatkan.
- Token Pulsa listrik 20 ribu dapat 13,63 kWh.
- Token Pulsa listrik 50 ribu dapat 34,08 kWh.
- Token Pulsa listrik 100 ribu dapat 68,15 kWh.
- Token Pulsa listrik 200 ribu dapat 136,31 kWh.
- Token Pulsa listrik 500 ribu dapat 340,77 kWh.
- Token Pulsa listrik 1 juta dapat 681,53 kWh.
Karakteristik listrik pascabayar
Pengguna listrik pascabayar tidak ada batasan kuota KWh. Anda bebas menggunakan listrik dan tagihan listrik akan disodorkan setiap bulannya. Pembayaran sudah termasuk biaya admin dan pajak bulanan keterlambatan pembayaran dapat dikenakan denda.