Jumat, 15 Mei 2026

Pemerintah Siapkan Dua Laboratorium untuk Deteksi Monkeypox di Indonesia

Dirut RSPI Suliati Suroso ini menyatakan, pihaknya telah memeriksa PCR terhadap sembilan kasus dugaan cacar monyet.

Tayang:
https://www.who.int/
Juru Bicara Kementerian Kesehatan Mohammad Syahril menegaskan, hingga kini kasus Monkeypox alias cacar monyet, belum ditemukan di Indonesia. 

Syahril menjelaskan, karakteristik dari penyakit tersebut adalah jika dari hewan ke manusia, penularannya melalui kontak langsung antara hewan dan manusia.

Kemudian, penularan dari hewan ke manusia melalui cairan tubuh, terutama bagian tubuh yang ada cacar, seperti di sekitar muka atau tubuh hewan.

Selain itu, penularan ke manusia bisa melalui daging hewan tersebut yang tidak dimasak secara matang.

Baca juga: Megawati: Saya Heran Juga Loh, Jokowi Padahal Kurus Ya, tapi Kok Bisa Sih Tahan Banting Banget?

Sedangkan penularan dari manusia ke manusia bisa melalui udara, cairan tubuh atau cacar yang ada di muka, mulut, tangan maupun di badan. Kalau kontak langsung juga ada melalui saluran napas atau terjadi droplet.

“Cacar monyet ini bisa sembuh sendiri setelah 2-4 minggu pasca-masa inkubasinya selesai"

"Penyakit ini akan sembuh sendiri, tidak terlalu berat. Dari negara-negara yang melaporkan kasus Monkeypox hanya sekitar 10 persen pasien dirawat di rumah sakit,” beber Syahril. (Rina Ayu)

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved