Dedikasi Desi Menjadi Kader JKN Beri Pembinaan yang Baik dan Humanis ke Peserta JKN-KIS

Dedikasi Desi menjadi Kader JKN memberikan pembinaan yang baik dan humanis kepada peserta JKN-KIS

https://www.jamkesnews.com/
Kader Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Desi Kuraesin. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG – Kader Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) turut mengambil peran dalam peningkatan kolektivitas iuran peserta Program JKN-KIS.

Kader JKN yang merupakan mitra BPJS Kesehatan memiliki tugas dalam memberikan pemahaman mengenai Program JKN-KIS serta mendorong peserta untuk melakukan pembayaran khususnya peserta dari segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) yang memiliki tunggakan.

Sosoknya yang aktif dalam kegiatan desa di Kelurahan Cimanggis membuat Desi Kuraesin (40) salah satu Kader JKN eksis dikenal di lingkungan masyarakat desanya.

Tidak mau disamakan dengan tugas debt collector, Desi membuktikan dengan memberikan pembinaan yang baik dan humanis untuk warga sekitar merupkan hal efektif yang dapat dilakukan dalam menjalankan tugas sebagai Kader JKN.

Hal tersebut dibuktikan dengan pernyataan salah satu peserta binaan yang merasa terbantu dengan adanya Kader JKN.

“Sudah 5  tahun bertugas menjadi Kader JKN ada banyak suka dukanya, yang awalnya dapet omelan bahkan pintu ditutup saat kita lakukan kunjungan ke peserta sampai sekarang sudah lebih baik karena peserta sudah banyak yang membutuhkan layanan dari Program JKN-KIS. Salah satu warga binaan saya memberikan testimoni yang baik dan berterima kasih karena terbantu dalam melakukan pembayaran sekaligus proses perubahan kelas untuknya,” ujar Desi beberapa waktu lalu.

Tidak dipungkiri kebutuhan akan pelayanan kesehatan menjadi faktor terbesar yang mendorong peserta untuk rutin membayar iuran khususnya peserta segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU).

Berdasarkan pengalaman Desi selama menjadi Kader JKN dengan beraneka ragam kasus warga binaannya rata-rata akan membayar jika membutuhkan pelayanan kesehatan.

Hal tersebut sangat disayangkan Desi, ia berupaya terus mengedukasi warga binaannya untuk mempersiapkan jaminan kesehatan sebelum sakit.

“Ada salah satu warga yang sebelumnya selalu menolak dihubungi apa lagi tahu saya Kader JKN, tapi suatu hari malah beliau yang menghubungi saya untuk informasi pembayaran sekaligus turun kelas karena ia ingin mendapatkan pelayanan kesehatan,” ungkap Desi.

“Tidak masalah, karena itu haknya tapi pasien tersebut jadi harus membayar denda pelayanan yang cukup besar. Saya selalu selipkan pesan agar warga sadar untuk sedia payung sebelum hujan, menyiapkan jaminan kesehatan sebelum sakit,” tambah Desi.

Dedikasi Desi menjadi Kader JKN didasari dengan rasa syukur adanya BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara Program JKN-KIS karena ia yang terdaftar segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) mendapatkan layanan kesehatan operasi kelenjar di Rumah Sakit Sentosa.

Ia berharap manfaat pelayanan kesehatan dapat dirasakan oleh banyak masyarakat. Sebagai Kader JKN ia memastikan warga binaannya tetap rutin membayar iuran, membantu dan bersemangat untuk menebar kebaikan kepada peserta.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved