Program Kartu Prakerja
Niam Almuzaki Curhat ke Presiden Jokowi Soal Lambannya Seleksi Program Kartu Prakerja
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima banyak masukan dan keluhan dari peserta program Kartu Prakerja, Jumat (17/6/2022), saat acara Temu Raya.
Penulis: Hironimus Rama | Editor: Valentino Verry
WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Ribuan alumni penerima Program Kartu Prakerja berkumpul di Sentul Internasional Convention Center (SICC), Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jumat (17/6/2022).
Mereka menggelar reuni dalam kegiatan Temu Raya yang dihadiri Presiden Joko Widodo.
Dalam kegiatan ini, Presiden Jokowi sempat berdialog dengan empat perwakilan alumni penerima program Kartu Prakerja dari wilayah Indonesia barat, tengah dan timur.
Baca juga: Zaskia Adya Mecca Dukung Anak Menerjuni Profesi Artis, karena Ingin yang Terbaik
Empat peserta itu terdiri dari Pudencia dari Ende (NTT), Sandi Noviandi (Bogor, Jawa Barat), Niam Almuzaki (Cirebon, Jawa Barat), dan Ida Muhimah (Brebes, Jawa Tengah).
Presiden Jokowi menanyakan manfaat Kartu Prakerja, memastikan uang yang ditransfer ke rekening tidak dipotong satu rupiah pun serta usulan bagi perbaikan program ini.
Niam Almuzaki, peserta asal Cirebon, mengatakan dia mendaftar program Kartu Prakerja sejak gelombang pertama pada April 2020.
Namun, dia baru lolos seleksi pada gelombang ke-19.
"Saya memilih pelatihan manajemen perkantoran karena saat ini kerja di bagian kesekretariatan di salah satu pondok pesantren di Cirebon," ujar Niam.
Setelah lulus, dia melamar kerja ke berbagai perusahaan dan diterima di mitra kerja PT Pertamina EP Cirebon.
"Usul saya agar para alumni Kartu Prakerja didampingi setelah selesai pelatihan, sehingga bisa lebih maju lagi dalam meraih karier impian," ungkapnya.
Usulan ini langsung disambut Presiden Jokowi agar ditindaklanjuti oleh Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto.
Baca juga: Viral di Medsos, Penumpang KRL Egois, Isi Kursi dengan Tas, Bikin Kesal Netizen
"Ini usulan bagus pak Menko (Airlangga Hartarto-Red)," sambung Jokowi.
Peserta lainnya Ida Muhimah dari Brebes, Jawa Tengah, mengaku lulus program Kartu Prakerja pada gelombang ketiga.
Ibu dua anak ini mengaku saat mendaftar program Kartu Prakerja sedang bekerja sebagai guru freelance.
"Saya mendaftar untuk bisa dapat pekerjaan sehingga bisa membantu perekonomian keluarga, dan tidak hanya bergantung ke suami," papar Ida.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/jokowi-dalam-pembukaan-rakornas-pengawasan-intern-pemerintah-tahun-2022.jpg)