Operasi Patuh Jaya

Ditlantas Polda Metro Jaya Merilis Pengendara Mobil Abai Sabuk Pengaman Selama Operasi Patuh Jaya

Ditlantas Polda Metro Jaya merilis data penindakan selama Operasi Patuh Jaya, ternyata banyak pengendara mobil abai sabuk pengaman.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Valentino Verry
Wartakotalive/Leonardus Wical Zelena Arga
Polisi memberikan sanksi teguran kepada pengendara motor yang melanggar lalu lintas saat Operasi Patuh Jaya. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mencatat selama operasi patuh jaya 2022 dari Senin (13/6/2022) sampai Jumat (17/6/2022) sebanyak 12.217 kendaraan ditilang dan ditegur.

Kasubdit Bin Gakkum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Jamal Alam mengatakan, kendaraan yang ditilang menggunakan sistem ETLE sebanyak 1.115 unit.

Baca juga: Nita Emilia Minta Polisi Tegas pada Perampok yang Telah Menginjak Kepala Putrinya Hingga Nangis

Kemudian kendaraan yang ditegur oleh anggotanya secara simpatik di lapangan sekiar 11.102 unit di seluruh wilayah hukum Polda Metro.

"Pelanggaran terbanyak itu tidak menggunakan sabuk pengaman sekitar 973 unit," ujarnya, Sabtu (18/6/2022).

Kemudian pelanggaran kedua masih didominasi oleh kendaraan yang melanggar aturan ganjil genap di 25 titik wilayah DKI Jakarta sebanyak 66 unit.

Ketiga, banyaknya pengendara yang menggunakan telepon genggam saat menyetir atau mengemudi yakni 41 kendaraan.

"Terakhir itu karena kendaraan yang ngebut atau melebihi batas kecepatan sebanyak 35 unit," tegasnya.

Menurut Jamal, data penindakan ganjil genap di 25 titik dari 13-17 Juni 2022, sekitar 469 kendaraan.

Polisi berpangkat melati dua ini mengimbau kepada seluruh pengendara agar tertib berlalu lintas selama Operasi Patuh Jaya 2022.

Baca juga: Pandemi Virus Corona Mereda, Cut Meyriska dan Roger Danuarta Mulai Berani Bawa Anak Jalan-jalan

"Kami minta agar menghormati hak hak pengguna jalan yang lain dan utamakan keselamatan saat berkendara di jalan," tuturnya.

Jamal menambahkan, dengan mematuhi aturan lalu lintas maka akan mengurangi angka kecelakaan di Jakarta.

Sebab, faktor kecelakaan yang sering terjadi karena kelalaian atau kealpaan dari pengemudi yang melintas di jalanan.

"Operasi patuh jaya 2022 ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat berlalu lintas," ucap Jamal.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved