Operasi Patuh Jaya

Kombes Sambodo Ungkap Ratusan Pengendara Kena Tilang ETLE Selama Operasi Patuh Jaya

Ternyata hingga saat ini banyak pengendara bandel, demikian kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo, buktinya banyak kena tilang.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Valentino Verry
Wartakotalive.com/Desy Selviany
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengungkapkan ada banyak pengendara mobil dan motor yang terkena tilang ETLE selama Operasi Patuh Jaya, karena mereka tak patuh. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Ribuan kendaraan melanggar operasi patuh jaya ditindak oleh jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya sejak Senin (13/6/2022) kemarin.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, sampai Rabu (15/6/2022) kemarin sekira 3.665 kendaraan diberi sanksi teguran.

"Kemudian ada sekira 614 kendaraan ditindak tilang menggunakan CCTV ETLE," ujar Sambodo Kamis (16/6/2022).

Baca juga: Satrio Puas Gunakan Siaran TV Digital, tak Menyangka Fitur Lebih Canggih dan Modern

Selain menindak kendaraan pelat biasa, pihaknya juga tengah fokus melakukan penegakan hukum kepada pelat khusus.

Namun demikian, ia belum bisa menyampaikan jumlah pelat khusus yang melanggar arus lalu lintas di wilayah hukum Polda Metro.

Mantan Kapolres Banjar ini akan menyampaikan secara detail apabila operasi patuh jaya berakhir pada (26/6/2022) mendatang.

"Kami akan sampaikan ke masyarakat pelanggarannya apa saja," tegasnya.

Sebagai informasi, Viral di sosial media kendaraan Fortuner hitam berpelat B 1497 RFY masuk jalur bus TransJakarta di Jalan Taman Margasatwa Raya Ragunan, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan menuju ke Kementrian Pertanian Sabtu (11/6/2022).

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya bergerak cepat melakukan penindakan dengan menyita kendaraan mewah tersebut.

Baca juga: Kombes Budhi Herdi Susianto Ungkap IR Bawa Airsoft Gun karena Kerap Ketakutan

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, kendaraan hitam itu milik salah satu pegawai instansi pemerintah.

"Pertama adalah tentu sudah jelas bahwa pada saat itu telah terjadi pelanggaran terhadap UU lalu lintas," ujarnya di Subdit Bin Gakkum Polda Metro, Pancoran Rabu (15/6/2022).

Kemudian sesuai dengan arahan dari Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran, maka pihaknya mencabut izin pelat khusus tersebut.

Selain itu, pihaknya juga memberikan surat tilang kepada pemilik kendaraan karena sudah masuk jalur TransJakarta.

"Sehingga yang bersangkutan tidak berhak lagi, tidak berhak menggunakan pelat nomor ini, dan harus menggunakan pelat nomor asli," tegas polisi berpangkat melati tiga.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved