Airsoft Gun

Kombes Budhi Herdi Susianto Ungkap IR Bawa Airsoft Gun karena Kerap Ketakutan

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan IR kerap ketakutan jika tak membawa airsoft gun saat beraktivitas di luar.

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan IR yang jadi koboi kerap ketakutan saat keluar rumah jika tak bawa senjata airsoft gun. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Polres Metro Jakarta Selatan membongkar kasus koboi pria yang menodongkan senjata airsoft gun di sebuah kafe kawasan Senopati, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Sebelumnya, sebuah video singkat viral yang mana memperlihatkan keributan pengunjung di lokasi itu.

Pengunjung yang terlibat keributan, yakni inisial IR, menodongkan senjata tersebut ke pengunjung kafe sekaligus korban, AA.

Baca juga: Siaran TV Digital Miliki Fitur EPG yang Mampu Menyeleksi Tontonan Sehat bagi Keluarga

Aksi cekcok ini pun lantas terekam kamera CCTV hingga beredar luas di media sosial.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Budhi Herdi Susianto mengatakan, alasan tersangka IR selalu membawa airsoft gun hingga menodongkannya hanya untuk menjaga diri.

"Alasannya untuk menjaga diri. Jadi dia bawa senjata yang menyerupai senjata api, ternyata airsoft gun," katanya, Kamis (16/6/2022).

Menurut Budhi, pihaknya saat ini masih lakukan pendalaman terkait dari mana tersangka IR mendapat airsoft gun tersebut.

"Ini akan kami lakukan pengembangan. Dan ini masih dilakukan pendalaman asal-usul jenis air softgun," ujarnya.

Diketahui, keributan di kafe itu disebut terjadi pada Minggu (12/6/2022) dini hari pukul 00.09 WIB.

Awalnya, korban berinisial AA ke kamar mandi yang sedang penuh.

Baca juga: Partai Demokrat Sodorkan Arief R Wismansyah di Pilgub Banten 2024, Wahidin Halim Dianggap Masa Lalu

Lantaran dianggap lama, korban menggedor pintu sampai orang yang berada di dalam keluar.

Keduanya kemudian terlibat cekcok hingga tersangka inisial AAR datang.

Ia lantas memukul korban menggunakan alat pemukul genggam atau knuckle.

Di waktu yang sama, IR mencoba melerai keributan itu.

Namun, dia melerai sambil menodongkan pistol.

Baca juga: El Septa Sering Dibandingkan dengan Vokalis Lama, Terganggu Saat Bernyanyi Bareng Elkasih Reborn?

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat pasal berbeda.

AAR dijerat dengan Pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman 2 tahun 8 bulan.

Adapun tersangka IR dijerat Undang-Undang Darurat dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved