Jakarta Fair Kemayoran 2022
Ini Layanan DPMPTSP DKI di Ajang Jakarta Fair 2022
Benni Aguscandra mengatakan kehadiran booth DPMPTSP dapat menjadi solusi bagi para pengunjung maupun tenant-tenant untuk berkonsultasi
Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Budi Sam Law Malau
Anies mengaku bersyukur, Jakarta Fair kembali digelar setelah dua tahun terhenti akibat pagebluk Covid-19.
Adapun tema acara kali ini mengusung ‘Majulah Produk- Produk Indonesia untuk Pasar Domestik dan Dunia’.
“Kita bersyukur sekali hari ini kita kembali menyaksikan Jakarta Fair muncul di Kemayoran selama dua tahun absen. Terakhir kita merasakan pembukaan Jakarta Fair tahun 2019, tiga tahun berlalu dan sekarang alhamdulillah kondisi pandemi semakin terkendali,” ucap Anies.
Dalam catatannya jumlah pengunjung Jakarta Fair pada 2019 lalu mencapai angka 6,8 juta orang dengan nilai transaksinya Rp 7,5 triliun.
Tahun ini mudah-mudahan angka itu akan bisa terlewati lagi.
Anies menilai bahwa Jakarta Fair Kemayoran, bukan saja sebagai tempat berbelanja dan berekreasi, namun juga menjadi ajang untuk saling bertukar pengalaman sampai dengan memperluas jejaring usaha.
Adapun tukar jejaring ini yang tidak bisa dinilai secara uang karena di situlah ada pengetahuan (knowledge), experience (pengalaman) yang tidak mungkin dikonversi pada mata uang Rupiah.
“Ini yang kami harap akan muncul dari kegiatan Jakarta Fair,” imbuhnya. (faf)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/anies-dan-fery-farhati-di-jakarta-fair1223.jpg)