Berita Video
VIDEO: Thrifting di Kampung Bali Tanah Abang, Ada Hermes Cuma Ceban
Di pasar itu, celana merek Hermes, Polo, hingga Dust hanya dijual Rp 10.000 alias 'Ceban'. Sementara untuk kemeja bermerek Christian Dior dijual Rp 5.
Penulis: Desy Selviany | Editor: Ahmad Sabran
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Selama ini Pasar Senen dan Pasar Baru terkenal menjadi tempat thrifting di Ibu Kota Jakarta.
Tapi siapa sangka, di Tanah Abang ada satu tempat thrifting yang menjual pakaian bermerek.
Lokasi tersebut bernama Pasar Loak Kampung Bali yang letaknya di Kelurahan Kampung Bali, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Pasar Loak Kampung Bali persis berada di belakang Pos Polisi Kampung Bali. Letaknya di gang sempit kawasan Kampung Bali Jalan Kampung Bali XXIV.
Di pasar itu, celana merek Hermes, Polo, hingga Dust hanya dijual Rp 10.000 alias 'Ceban'. Sementara untuk kemeja bermerek Christian Dior dijual Rp 5.000 saja.
Salah satu pedagang Marni (56) mengaku sudah berdagang di Pasar Loak Kampung Bali sejak tahun 2000.
Pasar Loak Kampung Bali sendiri sudah ada sejak tahun 1960. Di pasar tersebut dijual beragam baju bekas mulai dari celana, jaket, kemeja, kaftan, kerudung, sajadah, hingga mukena.
Ada 200 pedagang yang menjajakan pakaian bekas di Pasar Loak Kampung Bali. Mereka menjual pakaian secara satuan ataupun satu bal.
Mayoritas pembeli di Pasar Loak Kampung Bali justru bukan warga Jakarta. Biasanya para pedagang menjual pakaian bekas tersebut ke Palembang, Lampung, ataupun Bengkulu.
Biasanya, apabila dikirim ke luar daerah, pedagang menjualnya dengan sistem satu bal. Satu bal bisa dihargai Rp 1.000.000 hingga 1.500.000 tergantung dari kualitas pakaian.
“Satu bal bisa Rp 1.000.000, Rp 1.200.000, hingga Rp 1.500.000. Tergantung bagus pakaiannya dan permintaannya,” tutur Marni ditemui Selasa (7/6/2022).
Pasar Loak Kampung Bali sudah buka sejak pukul 05.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB.