Berita Tangsel

Bendungan Situ Gintung di Tangsel Dibangun di Zaman Belanda, Akan Disulap Jadi Lokasi Wisata

Wiwi Martawijaya mengatakan pihaknya sudah punya konsep untuk meningkatkan daya tarik wisata Situ Gintung

Warta Kota/Zaki Ari Setiawan
Situ Gintung menjadi area bagi warga untuk melakukan berbagai aktivitas mulai dari berolahraga hingga memancing. 

Wilayah seluas 10 hektar di Cirendeu menjadi porak-poranda diterjang air bah yang datang seperti tsunami.

Jebolnya tanggul buatan Belanda 1932-1933 ini menghancurkan perumahan warga di Kampung Poncol dan Kampung Gintung.

Baca juga: Kecelakaan Maut di Balikpapan, Dishub Kota Bekasi Peringatkan Sopir Truk Tak Langgar Aturan

Baca juga: Edukasi Taat Bayar Pajak, Fakultas Vokasi UKI dan Gereja HKBP Sutoyo Gelar Webinar Pengisian e-SPT

Sekitar 300 rumah yang ada di wilayah itu rusak dan hancur dan 99 orang dinyatakan tewas akibat bencana itu. 

Akibat jebolnya tanggul, air situ yang kedalamannya mencapai 10 meter nyaris habis terkuras. Air hanya tersisa dalam cekungan kecil yang masih ada di dasar situ.

Namun itu dulu. Setelah kejadian itu pemerintah kembali membangun Waduk Situ Gintung yang jauh lebih aman.

Bukan itu saja, area sekitar disulap menjadi ruang terbuka publik dengan banyak taman di sekitarnya.

Hal ini menjadi daya tarik sendiri bagi setiap datang.

Pulau Situ Gintung yang terdapat tulisan Bendungan Gintung
Pulau Situ Gintung yang terdapat tulisan Bendungan Gintung (Warta Kota/ Rizki Amana)

Baca juga: H&M Rilis Koleksi Pakaian Anak Dari Material Daur Ulang Botol Plastik

Baca juga: Setelah Tutup Alun-Alun, Pemkot Tangerang Tutup Taman dan RTH Guna Tekan Penyebaran Omicron

Semisal, Maulana (29) yang sengaja datang ke lokasi bersama rekannya untuk sekedar beraktivitas olahraga lari. 

Bahkan, hampir setiap minggunya ia selalu meluangkan waktu untuk sekedar berolahraga di kawasan tersebut. 

"Setiap Sabtu dan Minggu jogging di sini," katanya kepada Wartakotalive.com saat ditemui di lokasi, Cirendeu, Ciputat Timur, Kota Tangsel, Sabtu (22/1/2022).

Pepohonan rimbun serta kesejukan udara yang mendominasi menjadi alasan bagi pria muda ini memilih lokasi itu sebagai tempatnya berolahraga lari. 

Baca juga: Satu Pasien Omicron Meninggal di Wilayahnya, Dinkes Tangsel Prediksi Puncak Kasus Covid-19 Februari

Baca juga: Sambut Imlek, Vans Gandeng Seniman China Rilis Koleksi Bertajuk Year of the Tiger

Sebab, kata Maulana, nuansa itulah yang membuat para pengunjung betah menghabiskan waktu di lokasi tersebut. 

Namun, sedikit saran ia lontarkan agar Waduk Situ Gintung agar terus menjadi lokasi favorit bagi para pengunjungnya. 

"Fasilitasnya perlu ditambahkan toilet. Karena buat mereka yang jonging agak sulit cari toilet," katanya. 

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved