Bisnis

PT SIG Optimis di Kuartal I Tahun 2022 Catatkan Kinerja Baik

Pada kuartal I tahun 2022, SIG mencatatkan kinerja yang lebih baik dengan peningkatan pendapatan dibanding tahun lalu.

Editor: Alex Suban
HO
Pekerja melakukan aktivitas bongkar muat semen di Pelabuhan Khusus SIG, Tuban, Jawa Timur. Sementara itu Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan, pada kuartal I tahun 2022, SIG mencatatkan kinerja yang lebih baik dengan peningkatan pendapatan sebesar 0,7% menjadi Rp8,14 triliun dibanding periode yang sama tahun lalu. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) pada kuartal I tahun 2022 mencatatkan laba yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp498,56 miliar atau meningkat sebesar 10,7 % dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Dalam siaran pers yang diterima Wartakotalive.com, Kinerja Keuangan Konsolidasian Kuartal I tahun 2022 adalah sebagai berikut:

  • Pendapatan tercatat sebesar Rp8,14 triliun, naik 0,7 % dibandingkan tahun 2021 sebesar Rp8,08 triliun.
  • Beban pokok pendapatan tercatat sebesar Rp5,88 triliun, naik 3,2 % dibandingkan tahun 2021 sebesar Rp5,70 triliun.
  • Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp498,56 miliar, naik 10,7 % dibandingkan tahun 2021 sebesar Rp450,36 miliar.

Simak Video Presiden Jokowi di Serambi Soekarno, Biara Santo Yosef :

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan, pada kuartal I tahun 2022, SIG mencatatkan kinerja yang lebih baik dengan peningkatan pendapatan sebesar 0,7 % menjadi Rp8,14 triliun dibanding periode yang sama tahun lalu.

Peningkatan pendapatan ditopang oleh pertumbuhan volume penjualan domestik yang naik sebesar 1,6 % menjadi 7,4 juta ton seiring dengan pertumbuhan permintaan nasional yang positif serta fokus utama SIG pada pasar domestik.

Baca juga: PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Bukukan Laba Rp2,02 Triliun

Baca juga: VIDEO : Indahnya Lahan Bekas Tambang PT Semen Padang, Hijau Rerumputan dan Pohon Rindang

Vita Mahreyni menyampaikan, beban pokok pendapatan mengalami kenaikan menjadi Rp5,88 triliun pada kuartal I tahun 2022, naik 3,2 % dibanding tahun sebelumnya.

Peningkatan ini sebagian besar disebabkan dari kenaikan harga pasar batu bara sepanjang kuartal I tahun 2022.

Namun Perseroan tetap mampu menjaga kenaikan biaya bahan bakar dan energi sekaligus menekan komponen biaya lainnya.

Meskipun terdapat peningkatan biaya bahan bakar dan energi sebesar 28 % , biaya bahan baku tercatat lebih rendah 28,5 % YoY sejalan dengan volume penjualan serta penurunan rata-rata faktor terak pada kuartal I tahun 2022.

Di samping itu, terdapat penurunan beban usaha dan beban keuangan yang berkontribusi pada peningkatan laba bersih kuartal I tahun 2022.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved