Pilpres 2024

Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, Ridwan Kamil, Erick Thohir, dan Khofifah Masuk Radar PAN

Kendati demikian, kata Yandri, PAN tidak menutup kemungkinan mengusung nama-nama dari luar partai.

Editor: Yaspen Martinus
Tribunnews/Rizki Sandi Saputra
Wakil Ketua Umum PAN Yandri Susanto saat ditemui di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (31/5/2022). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri Susanto mengatakan, pihaknya belum menentukan siapa sosok yang akan diusung sebagai calon presiden (capres) pada Pilpres 2024.

Kendati demikian, PAN sudah memiliki nama, sebagaimana hasil rapat kerja nasional (rakernas) terkait nama capres yang akan diusung, yakni sang ketua umum Zulkifli Hasan (Zulhas) serta Soetrisno Bachir.

"Ya PAN ada Bang Zul, hasil rakernas Bang Zul, iya kan?" Kata Yandri saat ditemui awak media di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (31/5/2022).

Baca juga: Mahasiswa di Malang yang Diciduk Densus 88 Galang Dana untuk ISIS Lewat Grup Medsos Sejak 2019

Kendati demikian, kata Yandri, PAN tidak menutup kemungkinan mengusung nama-nama dari luar partai.

Beberapa nama yang masuk dalam radar PAN adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Menteri BUMN Erick Thohir, hingga Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Beberapa nama itu, kata Yandri, kerap diundang dalam forum internal PAN, untuk menyampaikan konsep membangun bangsa dan negara ini.

Baca juga: Polri Tak Pecat AKBP Raden Brotoseno karena Dinilai Alasannya Berprestasi

"Tentu kita juga tidak menutup kemungkinan dari pihak luar ya, ada Anies, ada Ganjar, ada Erick, ada Ridwan Kamil, ada Khofifah."

"Itu sering kita undang dalam forum resmi PAN, dan kita kasih forum untuk menyampaikan visi misi atau cara pandang mereka tentang bagaimana membangun bangsa dan negara ini," bebernya.

Nantinya, beberapa nama yang masuk dalam radar PAN itu, akan dilihat yang terbaik yang berpeluang menang.

Baca juga: Mahasiswa di Malang yang Dibekuk Densus 88 Anggap Serang Kantor Polisi dan Fasilitas Umum Amaliyah

Baru nantinya akan dilakukan kesepakatan di dalam internal PAN, guna menyaring capres agar tepat sasaran.

"Kalau misal yang terbaik dari kesepakatan semua pihak dan berpeluang menang, ya tentu PAN akan ikut."

"Tapi PAN insyaallah akan kawal terus bagaimana penjaringan itu supaya tidak salah dan tepat sasaran," paparnya. (Rizki Sandi Saputra)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved