Nasional
Literasi Digital: Tak Hanya Sekedar Membaca, Tapi Harus Ciptakan Sesuatu
Saat ini, Perpusnas menyediakan konten-konten yang bisa diakses secara mudah dari mana saja dan kapan saja.
Maka, gerakan literasi haruslah ada di dalamnya, agar perpustakaan selalu relevan di mata publik.
"Perpusnas sudah melakukan ini sejak lama. Dengan digitalisasi konten, bahkan mendorong perluasan jejaringnya ke seluruh unit perpustakaan daerah-daerah," kata Syaiful Huda.
Mendukung pentingnya gerakan literasi digital ini, Syaiful Huda yang mewakili lembaga legislatif DPR RI, memberi dukungan yang serius bagi usaha Perpusnas dalam usaha mencerdaskan anak bangsa ini.
Ia pun menginginkan gerakan literasi sebagai usaha kolaboratif lintas sektor, termasuk kementerian dan lembaga dari pusat sampai desa.
Pihaknya juga selama ini selalu mengafirmasi agar Perpusnas mendapatkan porsi budgeting yang memadai, untuk melaksanakan mandatori Presiden terkait penyiapan SDM Indonesia unggul.
"Kami sering mengetuk pintu, termasuk ke Kementerian Keuangan untuk membantu. Gerakan literasi ini bukanlah gerakan instan, tapi ini jangka panjang," kata Syaiful.
"Apalagi, literasi saat ini bukan hanya sekedar membaca dan mengambil inspirasinya, tapi sudah harus menciptakan sesuatu," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/kepala-perpusnas-ri-muhamad-syarif-bando-saat-live-talk-show-sonora-fm-rabu-25052022.jpg)