Kamis, 9 April 2026

Musik

Band Kuburan, Rocket Rockers hingga Mocca Siap Rilis NFT Berbasis PFP Bersama Guts Invasion

Guts Inc mengajak beberapa musisi nasional untuk berkolaborasi merilis NFT, tapi bukan berupa NFT musik melainkan NFT berbasis gambar profil (PFP).

Dokumentasi Pribadi
Band Kuburan. Guts Inc mengajak beberapa musisi nasional, salah satunya Band Kuburan, untuk berkolaborasi merilis NFT, tapi bukan berupa NFT musik melainkan NFT berbasis gambar profil (PFP). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - NFT atau Non Fungible Token semakin berkembang di Indonesia.

Munculnya Ghozali yang merilis foto selfie yang dilakukan terus-menerus selama 5 tahun menjadi sebuah NFT cukup mengejutkan publik.

Volume trading NFT Ghozali Everyday bahkan mencapai belasan miliar rupiah.

Foto selfie Ghozali Everyday
Foto selfie Ghozali Everyday (istimewa)

Di Indonesia, antusiasme terhadap NFT semakin berkembang pesat, terlihat dari beberapa project NFT dari Indonesia yang berbicara di global seperti Karafuru, Jukiverse, mindblowon dan lainnya.

Di pertengahan tahun 2022, Guts Inc mengajak beberapa musisi nasional untuk berkolaborasi merilis NFT, tapi bukan berupa NFT musik melainkan NFT berbasis gambar profil atau yang sering disebut PFP.

Band-band yang ikut berkolaborasi antara lain Rocket Rockers, Mocca, Kuburan Band, konfliction, Turtle Jr, hingga Begundal Lowokwaru, Painful By Kisses dan Ice Cream Attack!

Baca juga: NFT  Anime Jepang  Asal Indonesia Laris Terjual, Berharap Sukses di Level Internasional

Baca juga: Ikuti Perkembangan Teknologi, Ifan Seventeen Pasarkan Lagu dan Karya Musiknya Melalui NFT

Guts Inc didirikan Dhani Chaniago, pemilik perusahaan rekaman independen yang sudah merilis belasan album atau single dari beberapa musisi nasional bernama Revolusi Musik Indonesia.

Dhani Chaniago mengatakan, perkembangan teknologi blokchain yang pesat ini bisa mendukung musisi sebagai salah satu sumber pendapatan, selain melakukan pertunjukan.

"NFT membuka kemungkinan baru, berkat kapasitasnya untuk memperkuat kepemilikan dan kelangkaan aset digital," kata Dhani Chaniago, Rabu (18/5/2022).

Aset NFT.
Aset NFT. (cryptoadventure.org)

Guts Inc memiliki visi dan misi untuk mendukung perkembangan ekosistem musik dan industri kreatif nasional dalam dunia blockchain.

Kedepannya, Guts Inc akan menjadi perusahaan rekaman musik NFT pertama di Bali.

Baca juga: Melanie Subono Dipinang Coconuttreez, Rilis Lagu Bebas Merdeka Sebagai NFT Pertama di Indonesia

Baca juga: Hadirkan Lagu Human Race Bersama Dream Team Project, Once Mekel: Kolaborasi Musik dalam Bentuk NFT

"Kami akan mengadakan berbagai festival musik dan industri kreatif di Bali, serta proyek jangka panjangnya membangun restoran NFT pertama di Bali atau mungkin di Indonesia," katanya.

Dalam restoran NFT itu, Dhani Chaniago akan membuat NFT gallery, studio rekaman, podcast dan coworking space.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved